100 Bibit Mangrove dari Unika De La Salle dan Lanudsri di TNB

by

Manado — Fakultas Pariwisata Unika De La Salle Manado melakukan aksi tanam mangrove sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam pengembangan ekosistem wilayah pesisir. Kegiatan tanam mangrove kerjasama dengan Lanud Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado dan dilakukan pada Kamis (28/3/2019).

Menurut Kolonel Nav. Insan Sanjaya, kegiatan dari TNI tidak hanya melakukan pengamanan dan tugas operasi tetapi juga turut mendukung kegiatan pelestarian alam. Senada dengan Ibu Jelly A. Walansendow dalam tanggapannya, bahwa konsep sustainable tourism diperkenalkan kepada mahasiswa pariwisata untuk lebih digaungkan lagi dalam memberikan informasi destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken (TNB) Dr. Farianna Prabandari S.Hut, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, mangrove dapat menjadi penahan erosi dan abrasi pantai, jadi semakin luas habitat tanaman mangrove maka akan semakin besar pula perlindungan terhadap daratan pantai.

“Selain itu mangrove sangat penting keberadaannya untuk feeding ground ikan, dan potensi besar pengembangan pariwisata alam,” ungkapkanya.

Setelah acara penanaman, dilanjutkan dengan talkshow singkat bersama Kepala Balai TNB, Unika De La Salle dan Komandan Lanudsri Manado. Talkshow ini membahas tentang keadaan mangrove dan potensi pariwisata di Taman Nasional Bunaken dan peran dari TNI AU dalam mendukung setiap kegiatan kepedulian kelestarian lingkungan hidup.

Sebanyak 100 bibit mangrove dari jenis Rhizophora sp ditanam di kawasan pesisir Tanjung Pisok. Penanaman mangrove di wilayah pesisir Tanjung Pisok dalam rangka memperingati dies natalis fakultas pariwisata yang ke – 4 dan Hut TNI AU yang ke -73 pada 9 April 2019 mendatang. Acara dibuka oleh Jelly Angelina Walasendow selaku dosen Pariwisata Unika De La Salle dan Komandan Lanudsri Kolonel Nav. Insan Sanjaya.

“Kami berharap peran berbagai pihak untuk mendukung pelestarian kawasan Taman Nasional Bunaken, kepedulian ini harus hadir dari individu dan dapat memberikan efek positif kepada seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar untuk melindungi daratan pesisir di kawasan Taman Nasional Bunaken,” tutup Kepala Balai.

Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.