3 Rumah Sakit di Manado Rawat 39 Pasien DBD

by
Pemantauan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debbie Kalalo.

Manado – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Utara yang terus meningkat hingga mencapai 420 kasus dan meninggal 8 orang, membuat Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Kesehatan Sulut meninjau langsung kondisi lingkungan di Kota Manado terutama daerah yang terkena DBD.

Pemantauan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Debbie Kalalo. Sejumlah lokasi yang dikunjungi adalah Kelurahan Dendengan Dalam, Puskesmas Ranomut dan beberapa rumah sakit di Kota Manado yaitu RS Pancaran Kasih, RS Advend dan RS Wolter Mongisidi Teling Manado.

Dalam kunjungan itu Dinkes Sulut melakukan pemeriksaan darah kepada anak yang diduga terkena DBD di Kelurahan Dendengan Dalam, Kota Manado. Juga secara simbolis memberikan bantuan pada pemerintah setempat berupa obat abate dan lainnya.

Usai pemantauan, Debbie mengatakan, tingginya kasus DBD ini juga disebabkan akibat lemahnya pencegahan dan ketidaktahuan masyarakat dalam mebasmi jentik nyamuk.

“Kegiatan di seluruh rumah sakit sudah sangat baik dan mereka di sana sudah ada posko-posko DBD dengan memberikan informasi yang terbaru,” ungkapnya.

Dia mengatakan, saat ini semprot bukan strategi utama penanggulangan DBD. Pemberantasan jentik-jentik dan edukasi 3M ke masyarakat yang penting.

Dijelaskannya, tren kasus DBD yang meningkat di Sulut ini diakibatkan oleh pasien belum mengetahui gejala-gejala DBD dan yang meninggal akibat masyarakat yang terlambat membawa pasien ke fasilitas kesehatan atau ke rumah sakit.

Dari pemantauan, saat ini di RS Pancaran Kasih Manado terdapat 6 orang anak positif DBD dan RS Wolter Monginsidi Teling ada 19 anak positif DBD serta RS Advend Teling Manado ada 14 anak yang positif DBD.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.