Akibat Bencana, Cabdin Bolmut Perhitungkan Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

by

Bolmut – Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara pada Rabu (04/03), menelan korban jiwa dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat disana.

Kerugian pun dialami di lingkungan Dinas Pendidikan Daerah Sulut khususnya Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Bolaang Mongondou Utara (Bolmut).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Bolmut, Patra Kapiso S.Pd saat diwawancarai Rabu (11/03) kemarin menyampaikan, dasyatnya banjir yang menerjang Kabupaten Bollang Mongondow Utara dari 1 – 3 meter membuat banyaknya fasilitas sekolah khususnya SMA/SMK yang rusak.

” Total kerugian untuk dua sekokah yang parah yakni SMK Swasta Paramita dan SMK Asyifah itu kurang lebih Rp 450 juta yang kesemuanya itu alat – alat vital berkaitan dengan kesiapan UN Komputer, Server, Meja, Kursi,” ungkap Kapiso.

Kapiso berharap agar fasilitas yang rusak bisa diganti oleh Pemerintah dan untuk sementara kesiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan digelar pada minggu depan, maka sekolah yang kekurangan fasilitas komputer yang rusak akibat banjir, untuk sementara meminjam di sekolah yang lain.

Kepala SMKS Paramita Bintauna, Darwiyan Hasan SPd menyampaikan, disekolahnya ada ratusan juta total kerugian yang dialami.

” Kerugian di SMK Paramita ada 14 Unit Komputer, Fiber Optik bantuan DAK 2018 kurang lebih Rp 300 juta terendam air, Spiker aktiv, Toa, kursi dan meja 40 pasang yang hanyut dan Buku bantuan BOS dari 2015 hampir Rp 80 juta lebih,” Kata dia.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda ) Sulut, dr Grace Punuh MKes yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK, Debby Mamangkey saat berkunjung memberikan bantuan di Bolmut Rabu (11/03) kemarin menyampaikan, mereka akan berupaya mengganti semua yang rusak dengan akan membuat usulan apa saja yang rusak.

” Memang ini adalah merupakan musibah dan kami akan mengupayakan mengusulkan apa yang rusak baik alat praktek berupa komputer dan lainnya Ke-Kementerian dan Dikda Sulut,” ungkap Mamangkey.