Bahas LOB, Elly Lasut: Solusi Pengembangan Wisata Talaud

by

KABARMANADO.COM- Hasil paparan webinar pengembangan pariwisata di wilayah perbatasan kepulauan Talaud pada Selasa, 29 September 2020, yang diselengarakan STIEPAR Manado, mulai menuai hasil kongkrit.

Drevy Malalantang selaku Direktur Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPAR) Manado yang tampil sebagai salah satu keynote speaker Webinar Nasional Pengembangan Wisata Wilayah Perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud Menuju Indonesia Maju, mengungkapkan salah satu Kapal LOB (Live on Board) “Dancing Wind” kini sedang mengodok paket ke Kabupaten Kepulauan Talaud.

Direktur STIEPAR meminta agar desain paket trip inbound round trip (Kepulauan Talaud) dan paket crossborder menyebrang ke Kota General Santos Filipina, atau wilayah Negara yang lain yang berbatasan dengan Talaud.

Hendrik Jeff Wawolumaya yang adalah Chef on Board “Dancing wind” menyatakan bahwa pihaknya dan Director LOB tengah mengodok trip ke Talaud sembari menekankan bahwa perlu diyakinkan ke pihak owner adalah perihal pasokan minyak/gasoline, air bersih, dan supply food di Talaud.

“Simulasi untuk trip ke Talaud sedang dibuat, kalau sudah torang coba presentasikan pa Mner lewat zoom jo” tulis Jeff dengan dialek Manado. “Semuanya diusahakan harus well prepare” lanjutnya dalam komunikasi melalui WhatsApp.

Farry Paath yang adalah salah satu narasumber dalam Webinar Nasional mengungkapkan bahwa untuk supply material food sangat bisa dan itu bisa dipasok dari Kota Manado, karena pengiriman hanya satu malam dari Manado, “You all cover, and let’s make it happened” tegas chef yang memiliki pengalaman di atas kapal internasional lebih dari 15 tahun ini.

Menurut Chef Jeff ketertarikannya untuk melayari Kepulauan Talaud karena salah satu atraksi wisata yang mendunia adalah gunung api bawah lautnya karena di dunia ini hanya ada 2 tempat aman diselami yaitu di daerah Sangihe Talaud dan Karibia. Tamu LOB yang menumpang dan dilayani adalah tamu diving, leisure guest, jurnalis, fotografer, bahkan honeymoon couple pungkas Wawolumaya mantap.

Diketahui saat ini LOB “Dancing Wind” tengah melayari trip di Wilayah Ambon, Raja Ampat dan Bali dengan spesifikasi, Hull Material: Iron Wood, Motor Sail, 20 passenger, 16 crew, 2 deck, 600hp engine, cruise speed 8K.

Pembahasan di atas, persis doa Elly Lasut ketika memberi sambutan saat membuka kegiatan webinar yang diselenggarkan STIEPAR Manado. Beliau berharap hasil dari webinar itu dapat memberi solusi guna pengembangan pariwisata di Talaud.

“Semoga, langkah-langkah, harapan-harapan tujuan kedepan terhadap pengembangan pariwisata ini akan mendapatkan solusi dari pembicaraan ini. Semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua. Amin” Doa Bupati Talaud, saat memberi sambutan.