Cargill Melestarikan Ekosistem Laut di Amurang Barat

by
Plant Manager PT Cargil Amurang Memberikan Cendramata kepada Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar atas dukungan Pelestsrian Ekosistem Laut di Teluk Amurang.

Kapitu – PT Cargill melakukan perbaikan ekosistem laut di desa Kapitu, kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, melalui kegiatan transplantasi karang yang melibatkan masyarakat bersama dengan pemerintah provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa Selatan melalui LSM Manengkel Solidaritas, pada hari Jumat (5/4/2019).

Kegiatan yang menggunakan metode transplantasi karang blok meja ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi masyarakat di desa Kapitu saja, tetapi harapannya dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat yang berada di kawasan teluk Amurang, yang mana 40% dari mereka yang harus ditransfer di Pantai dan Laut sebagai mata pencaharian utama. Sebanyak 240 bibit jenis karang Arcopora telah berhasil di 20 modul transplantasi.

Sebelumnya Cargill bersama dengan LSM Manengkel Solidaritas melakukan survei ekologi yang membahas Desa Kapitu sebagai kawasan rehabilitasi yang terkait dengan lokasi penting di teluk Amurang yang memiliki kawasan pesisir yang penting: Terumbu Karang, Lamun dan Mangrove. Ketiga ekosistem inilah yang merupakan kunci dari kesuburan dan keanekaragaman laut termasuk di dalamnya menyediakan kehidupan dan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitar teluk Amurang.

Menurut Imelda Tandako, Manajer Pabrik PT. Cargill Indonesia di Amurang, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahan terhadap masyarakat di Kabupaten Minahasa Selatan. Kami telah menyiapkan program jangka panjang yang tidak hanya di mulai dari memperbaiki lingkungan saja, tetapi kami akan menyiapkan program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kapasitas dan peluang usaha mandiri yang terintegrasi dengan program dari pemerintah daerah, “tandasnya.

Kegiatan Transplantasi Karang dari PT Cargil bersama Manakarya Solidaritas dan DLH Sulut.

Senada dengan Plant Manager PT. Cargill Indonesia Amurang, Kepala Dinas DLH Provinsi Sulut Ibu Ir. Marly E. Gumalag, M.Si melalui kegiatan ini berharap kedepannya Manfaat dari transplantasi karang ini dapat diterima oleh masyarakat, karena dengan terciptanya ekosistem yang baik, jumlah ikan akan bertambah.

“Program seperti ini haruslah sesering mungkin dilakukan, karena jika dulu diperlukan program hanya mengenai satu objek, artinya jika kita melakukan kontroversi, kita bisa hanya membahas tentang pelestarian itu untuk tujuan konservasi tanpa menimbang manusia untuk keperluan yang bersentuhan dengan objek tersebut, jadi di beberapa tempat sering terjadi antara pihak pencetus dan pengelola suatu wilayah persetujuan dengan masyarakat, namun program ini selain memperbaiki bagi masyarakat juga menyediakan jumlah yang baik bagi masyarakat, seperti meningkatkan jumlah ikan di areal tersebut sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yang ada, “ucap Gumalag ,

Turut Hadir dalam kegiatan-kegiatan tersebut Gubenur Sulut yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ronald Sorongan, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang, Kepala Bappeda
Recky Toemandoek, Wakil Bupati Minangkasa Selatan Frangky Wongkar, Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Camat Amurang Barat dan Hukum Tua Desa Kapitu Christy Kumambong.

Diisi dari hasil peraturan kegiatan Cargil dan Manengkel Solidaritas kepada masyarakat Kapitu yang diwakili oleh Hukum Tua, Pemerintah Kabupaten Minsel, DLH Sulut, Dinas Perikanan dan Kelautan, BPSPL, Kepolisian lokal, dan organisasi media, serta bantuan pembayaran piagam penghargaan dari DLH Sulut.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.