Cinta, Hizkia, Dante dan Abigael Ikut Peduli Kebersihan Laut di Pelabuhan Perikanan Manado

by
Cinta, Abigael, Hizkian dan Dante saat menunjukkan sampah plastik yang berhasil dikumpulkan di pesisir laut Pelabuhan Perikanan Tumumpa Manado. (Foto: Ishak/KM).

Manado – Aksi bersih laut bukan hanya diwujudkan oleh orang dewasa, buktinya dalam kegiatan “Menghadap Laut” yang digelar oleh LSM Manengkei Solidaritas dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi (DKP) Sulut di Pelabuhan Perikanan Tumumpa Manado pada Minggu (18/8/2019), turut dilakukan oleh dua bocah yang masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yakni Cinta Injilia dan Abigael Kamagi, bahkan dua Kaka Abigael yaitu Hizkia dan Dante Mandagi ikut serta mengangkat sampah yang menumpuk di area pelabuhan perikanan Kelurahan Tumumpa, Manado.

Cinta Injilia didepan awak media menjelaskan, sampah yang menumpuk di laut akan merugikan manusia, karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan rusaknya biota laut yang bisa berdampak pada manusia. “Kalau sampah yang dibuang ke laut dan di makan oleh ikan, maka membahayakan kesehatan manusia, karena manusia ikut menkonsumsi ikan yang sudah memakan limbah sampah yang berada di laut, sehingga sangat membahayakan kesehatan manusia,” ujar Cinta Siswi SDN 70 kota Manado tersebut didampingi Abigael.

Menurut Cinta sambil menghimbau agar tetap menjaga kebersihan laut, maka jangan membuang sampah ke dalam laut karena akan merusak lingkungan dan biota laut, sehingga menyebabkan terjadinya pencemaran laut berupa limbah sampah, baik plastik dan jenis sampah lainya yang akan merugikan kesehatan manusia. “Ikan kan makan tu sampah yang dibuang manusia ke laut, kong torangle makan tu ikan, jadi torangle iko tercemar no,” ucap Cinta dalam dialek Manado, yang semangat menjelaskan kepada awak media di pesisir pantai Pelabuhan Perikanan Tumumpa.

Sementara itu Koordinator Komunitas Bank Sampah Manado Marlon Kamagi dalam status di media sosialnya mengatakan, sejak dini mereka (Abigael dan Cinta)  sudah sangat fasih serukan betapa seriusnya permasalahan sampah laut. “Cinta bahkan mampu memaparkan dampak sampah plastik terhadap kesehatan. Mereka menggugat masa depan mereka,” tutur Kamagi yang juga pemerhati lingkungan Sulut tersebut.

Aksi peduli sampah di laut di ikuti ribuan peserta, mulai dari pemerintah daerah, para komunitas, lembaga swadaya masyarakat, awak media, hingga masyarakat sekitar.

“Bagaimana dengan kita? Masihkan membuang sampah sembarangan? Budayakan malu buang sampah ke laut demi masa depan anak cucu dan bangsa kita,” pesan Kamagi.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.