DAK SMA Tahun 2020 Capai Rp 79 Miliar, Ini Pesan Kadis Dikda Punuh

by

Manado – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut gelar Rapat Koordinasi bersama para calon penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan SMA Tahun Anggaran 2020 pada Kamis, 12-14 Maret 2020 di Grand Puri Manado yang dihadiri para Kacabdin dan Kepala SMA calon penerima DAK 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes didampingi Kabid Pembinaan SMK, Arthur Tumipa dalam sambutan pembukaannya menyampaikan, para Sekolah calon penerima agar memberikan data yang falid karena akan di ferifikasi ulang datanya untuk para calon penerima DAK 2020 .

” Nanti akan ada surat dari Kacabdin bahwa sekolah ini layak menerima DAK 2020 baru sekolah ini bisa menerima DAK 2020,” Kata Punuh.

Lanjut Kadis, Akan ada tim fasilitator yang akan membantu apakah sekolah ini layak atau tidak menerima DAK 2020

” Tim Fasilitator dan Kacabdin harus memberikan data yang otentik sudah terverifikasi dan proposal juga harus ada nantinya,” Jelasnya.

Dijelaskan Punuh, Tahun ini sudah akan ada pendampingan dari kejaksaan dan inspektorat nantinya bagi para penerima DAK 2020

” Saya meminta kerjasama yang baik dan komitmen yang tinggi dari para Kepsek agar semua proyek disekolah bisa berjalan aman dan lancar,” Jelas Punuh.

Ditambahkan Punuh, apa yang dilapangan dan diinput itu sesuai dan jangan sampai tidak sesuai.

Ketua Panitia, Arter Tompodung, mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah mengsosialisasikan Peraturan dan ketentuan DAK 2020.

” Ini juga untuk mengidentifikasi ketersediaan lahan dan gedung bagi para calon penerima,” kata Tompodung.

Katanya kegiatan dihadiri narasumber dari para pejabat Dikda, fasilitator dan 99 orang para Kepala SMA calon penerima.

” Ya untuk anggaran DAK Tahun 2020 ada Rp 79.635.590.600 yang tersebar di 99 Sekolah SMA,” Jelasnya.

Lanjut dia, untuk DAK 2020 akan dibangun perpustakaan, ruang guru, ruang kelas baru, toilet, laboratorium, rumah dinas guru, peralatan kesenian, laboratorium dan lainya.