Demo Mahasiwa Soal UKT Unsrat, Warek: Unsrat Akan DO 2014 Lebih Mahasiswa

by
Puluhan Mahasiswa yang berdemo. (Foto: Ishak/KM).

Manado – Puluhan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, melakukan unjuk rasa di kantor Rektorat pada Rabu (7/8/2019).

Dalam demo tersebut Mahasiswa berorasi meminta pihak Rektorat untuk menurunkan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibebankan kepada mahasiswa, karena menurut mahasiswa nilai tersebut terlalu tinggi, sehingga mahasiswa tidak sanggup membayar apa lagi pekerjaan orang tua bukan pegawai negeri tapi sebagai petani.

Dalam demo tersebut mereka membawa spanduk dan kertas yang bertuliskan, UKT Tinggi, Wujudkan Pendidikan Ilmiah Gratis dan Demokratis.

Saat tiba di kantor Rektorat Unsrat puluhan mahasiswa yang berdemo diterima oleh para petinggi Unsrat diantaranya Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo S. Gerung, Warek Bidang Administrasi Umum dan Keungan Dr. Ronny Maramis, SH MH, dan Warek Bidang Kemahasiswaan Drs. Tuerah August Musa Ronny Gosal, M.Si.

Situasi sempat bersitegang, ketika Warek Bidang Akademik menjelaskan kepada mahasiswa soal penentuan UKT mahasiswa. Menurut Prof Gerung pihak Unsrat tidak melanggar Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur soal UKT, tapi justru berusaha agar kuota mahasiswa yang mendapat UKT sesuai kesepakatan lebih banyak dari tuntutan Permen, sehingga pelaksanaan UKT sudah benar.

Gerung juga sempat mendata, mahasiswa yang mendapat IPK 3 keatas dengan UKT sekitar Rp 3 juta, serta IPK di bawah 2. “Bicara soal UKT tidak boleh biar jelas,” terang Gerung.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo S. Gerung saat menjelaskan soal UKT. (Foto: Ishak/KM).

Gerung menjelaskan, ada ribuan mahasiswa yang akan di drop out (DO) dari Unsrat yaitu mereka yang mendapat IPK di bawah 2,0, kemudian kredit SKS di bawah 45 SKS,  Angkatan 2011 ke bawah, angkatan 2012 sampai bulan Desember. “Totalnya ada 2014 lebih mahasiswa yang akan di DO, karena yang masuk Unsrat tidak semua berkualitas,” tegas Warek Bidang Akademik didepan mahasiswa.

Prof Gerung sempat gemetar dan emosional saat menjelaskan soal UKT kepada mahasiswa, ini terlihat saat Warek Bidang Akademik menjelaskan dengan data lengkap soal mahasiswa yang menerima UKT. Bahkan salah satu security terlibat aduh mulut dengan Mahasiwa yang berdemo karena sempat mengusir seorang mahasiwa yang berdemo ketika tampil didepan sehingga mendapat protes dari pemdemo.

Meski demikian suasana masih kondusif, dan setelah mendarkan penjelaskan pihak Rektorat, mahasiswa kemudian membubarkan diri dan kembali ke kampus. Turut hadir Kabag Humas dan Hukum Daniel Pangemanan SH, MH, Dan Humas Unsrat Drs. Max Rembang serta sejumlah pegawai Unsrat.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.