Didampingi Jull, Kaka Slank Bicara tentang Pulau Bangka

by
Kaka Slank bersama Jull dan Angeliq serta sejumlah warga Pulau Bangka usai jumpa pers.

Manado – Polemik berkepanjangan terkait pertambangan pasir besi di Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, turut menjadi perhatian musisi kondang Kaka Slank.

Didampingi pegiat lingkungan, Jull Takaliuang dan pelaku pariwisata, Angeliq Batuna, Senin (03/08/2018), Kaka Slank memberikan pandangannya sekaligus dukungannya untuk kelestarian Pulau Bangka. “Kalau isu soal Pulau Bangka ya kayak besar ya. Kalau ketemu divers, mereka bilang sudah aman kan Pulau Bangka. Tapi ternyata masih ada masalah,” ujar Kaka saat jumpa pers di Hotel Aston Manado, sore tadi.

Terkait hal itu, Kaka mengharapkan semua pihak bersatu untuk terus mengangkat persoalan di Pulau Bangka terkait aktivitas pertambangan. “Teman-teman wartawan bantu. Ada step yang belum dilaksanakan. Alat-alat pertambangan belum dikeluarkan. Aparat pemerintah dihalangi saat berkunjung ke sana,” papar Kaka.

Kaka mengatakan, dia juga sempat ngobrol bersama Menteri Siti Nurbaya dan Menteri Susi Pujiastuti. “Mereka sampaikan, kan sudah selesai di Pulau Bangka,” papar Kaka.

Jull mengatakan, meski sudah ada putusan hukum tetap namun polemik di Pulau Bangka belum juga berakhir. Perusahaan pertambangan masih melakukan berbagai upaya agar bisa beroperasi di sana.

 

Penulis: Yoseph E Ikanubun

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.