Diduga Gunakan Dana Desa ke Bali, Ketua KNPI Kritisi Studi Banding Hukum Tua

by
Para Hukum Tua yang mengikuti Studi Banding Provinsi di Bali.

Pineleng – Pelaksanaan studi banding dan bimbingan teknis (Bimtek) perangkat Desa yang hampir setiap tahun dilaksanakan oleh Prangkat Desa di Kabupaten Minahasa ke luar daerah, mendapat kritik dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Ketua KNPI Pineleng Billy Lintjewas, mengatakan dengan dilaksanakan studi banding tiap tahun diharapkan bisa dimanfaatkan para perangkat desa untuk memberikan inovasi dalam membangun desa.

Billy menegaskan studi banding yang dilakukan jangan sampai tidak bermanfaat. “Harapan pergi studi banding hasilnya bisa dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD). Harus ada satu inovasi kita kedepan, karena itu perlu ada desa unggulan, inovasi, maju dan mandiri,” jelasnya, Rabu (4/9/2019).

Billy berharap kegiatan yang memakan anggaran cukup besar yang diduga dari Dana Desa diharapkan bisa bermanfaat untuk kemajuan desa dan perangkatnya dalam upaya membangun daerah.

Terpisah, Hukumtua Desa Sea Royke Sangian mengatakan bahwa kegiatan Bimtek memiliki sasaran, yakni memberikan nilai serta manfaat bagi pemerintahan dyesa dalam pembanguan Desa kedepan. “Bimtek mempunyai, target, sasaran dan nilai manfaat, bersama para Hukumtua pelaksanaan bimtek berdasarkan kebutuhan, hasil untuk melakukan pengawalan sehingga keselarasan pembangunan desa,” ujarnya.

Diketahui, para Hukumtua di Kabupaten Minahasa sedang berada di Bali guna mengikuti kegiatan Bimtek yang dilaksanakan pada tanggal 3-7 September 2019.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Roni Sepang

Leave a Reply

Your email address will not be published.