Dies Natalis Ke-34 SMAN 1 Tombariri Berlangsung Meriah Dan Spektakuler

by

Minahasa – Hari Ulang Tahun (HUT) ke -34 SMA Negeri 1 Tombariri yang dilaksanakan Rabu (19/02) dihalamam sekolah berlangsung meriah dan spektakuler.

Pelakaanaan Dies Natalis dihadiri Kepala Bidang pembinaan SMA, Arthur Tumipa M.Ed mewakili Kepala Dikda Sulut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tomohon – Minahasa, Drs. Joice Rumengan, Camat Tombariri, Drs Jhon Kapoh dan para alumni.

HUT tersebut dimulai dengan ibadah bersama pada pagi pukul 10.00 Wita yang dipimpin Pdt.Trendy Wawua STh.

Usai ibadah diisi dengan atraksi seni yakni tarian maengket, paduan suara theatre, tarian kabasaran adat minahasa, atraksi Sulap dan grand final putra dan putri duta Smansari 2020 serta reuni akbar para alumni.

Kepala Bidang pembinaan SMA, Arthur Tumipa M.Ed mewakili Kepala Dinas Dikda Sulut menyampaikan, selamat kepada keluarga besar SMAN 1 Tombariri yang pada hari ini sudah berusia Ke-34 tahun dan sudah banyak lulusan yang dilahirkan dan banyak pula yang telah berhasil.

” Sekolah selama 34 Tahun telah mampu melahirkan para generasi muda yang unggul dan hebat,” ungkap Tumipa.

Lanjut Tumipa, program Oprasi Daerah Selesaikan Kemiskinan OD-SK Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandouw serta program Dinas Pendidikan Daerah Optimalisasi Didikan Sekolah Kita terus menjadi program unggulan saat ini yang harus ditopang dan didukung.

Sementara Kepala SMAN 1 Tombariri, Fransiscus Xaferius Adam menyampaikan, hari ini keluarga besar SMAN 1 Tombariri sangatlah bersyukur karena telah berhasil menggelar Dies Natalis dengan meriah dan sukses yang didukung penuh olehnpara alumni.

” Terinspirasi dari semboyan Presiden pertama RI Bung Karno menyatakan, jangan pernah melupakan sejarah dan termotivasi dari satu kalimat torang satu angkatan/torang satu sekolah maka kami memperingati HUT Ke-34 Reuni Alumni SMAN 1 Tombariri,” ungkapnya.

Kata Adam, perjalanan sejarah sekolah ini dari waktu ke waktu mengalami perkembangan, khususnya dalam 5 tahun terakhir ini mengalami peningkatan yang sangat siqnifikan yaitu kwantitas siswa dan guru mulai tahun 2015 hanya 302 siswa sekarang dapodik sudah 504 siswa dan guru PNS serta THL sudah 44 orang

” Untuk kwalitas akademik setiap dalam lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) berhasil ketingkat Kabupaten dan Provinsi,” jelas dia.

Lanjutnya, untuk prestasi non akademik/ekstrakurikuler dapat dibanggakan mulai tingkat Kabupaten hingga Provinsi yakni tari maengket sejak 2015 lalu meraih juara, serta tari poco – poco, pramuka, marchingband, volly ball dan lainnya.

” Momentum ini diharapkan terjalinnya kerjasama antara pihak sekolah dengan seluruh insan pemerhati pendidikan, orang tua dan masyarakat, membangun terjalinnya hubungan silahturahmi dengan para alumni untuk tetap tidak melupakan almamater, mengapresiasi kepada para perintis sekolah, para Kepsek dan guru yang pernah berkarya,” ungkap Adam.(Kifli).