Dikda : Pecairan Dana BOS ke Sekolah Masih Terhambat

by
Kadis Dikda Sulut Grace Punuh saat memberikan keterangan pers.

Manado – Walaupun dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) dari dari Pemerintah Pusat Ke Pemerintah Daerah Sulut melalui Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut telah ditransfer, namun proses ke sekolah untuk ditransfer masih terkendala.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulut, dr Grace Punuh M.Si melalui Ketua tim manajemen BOS Sulut, Tedi Rondonuwu pada Rabu (8/5/2019) menegaskan, pencairan dana BOS untuk triwulan 2 tahun 2019 telah ditransfer dari pusat pada Selasa 30 April 2019. “Dari pusat sudah transfer dana BOS pada akhir bulan April lalu ke rekening Daerah Sulut,” ungkap tedi.

Namun kata dia, proses transfer ke rekening sekolah masih terjadi kendala karena masih ada sekolah yang belum melaporkan penggunaan dana BOS triwulan 1. “Kalau mereka sudah melaporkan maka secepatnya akan diproses dana BOS tersebut ditransfer ke rekening sekolah,” ungkapnya.

Kata Rondonuwu, sekolah yang belum melaporkan ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, dan sebagian di Daerah lain. “Untuk triwulan 2 Tahun 2019 ini dana BOS di Sulut hampir mencapai Rp 184 Miliar,” ungkapnya.

Lanjutnya, dana BOS triwulan 2 ini lebih besar yaitu 40 persen dibandingkan dengan triwulan 1 hanya 20 persen saja.

“Dana BOS di triwulan ini 20 persen diwajibkan bagi sekolah negeri untuk membeli buku, dan sekolah swasta tidak diwajibkan berapa persen mereka akan beli buku, namun diharapkan mereka bisa juga menyisihkan 20 persen untuk membeli buku,” katanya.

Dijelaskan Tedi, untuk sekolah penerima di Sulut ada 3.253 sekolah dengan rincian yaitu SD 2.116, SMP 719, SMA 204, SMK 187 dan SLB 27 sekolah.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.