Dua Gol Martinus Selamatkan Muka BFC Sulut United di Depan Ribuan Pendukung

by
Martinus saat melakukan esekusi Pinalti Pertama ke gawang Persik Kediri. (Foto: Ishak/KM)

Manado – Gelandang penyerang BFC Sulut United Martinus Novianto Ardhi menjadi Bintang bagi Timnya setelah dua gol dari titik kotak pinalti mampu menjebol gawang Persik Kediri yang digawaki oleh Fajar Setia Jaya dalam laga Kandang di Stadion Klabat Manado, pada Kamis (8/8/2019).

Dua gol Martinus tercipta pada menit 23 di babak pertama dan gol kedua pada menit ke 60. Sebelumnya di babak pertama BFC Sulut United ketinggalan satu gol setelah pemain belakang Didik Alekvan Djin berhasil mencetak gol dari titik kotak pinalti di menit ke 9. Sulut United sebenarnya mendapat kesempatan mencetak gol dari Kaki Eksel Runtukahu di menit ke 12, namun Eksel gagal mengesekusi peluang pinalti tersebut dan berhasil ditepis oleh penjaga gawang Persik Kediri.

Di babak kedua Herry Kiswanto merubah strategi permainan Sulut United dengan tampil menyerang, sedangkan Persik Kediri terlihat mulai bertahan dan memperlambat tempo permainan dengan selalu mencoba memancing emosi pemain dan beberapa kali terjatuh, sehingga wasit memberhentikan permainan.

Pendukung BFC Sulut United didepan Stadion Klabat.

Gol kedua Persik Kediri tercipta pada menit ke 50 dari kaki Krisna Bayu Otto Kartika malalui aduh pinalti. Ketinggalan 1-2 dari Persik Kediri Sulut United terus menggempur pertahanan Persik Kediri, dan akhirnya dimenit ke 60 Eksel Runtukahu dijatuhkan di kotak pinalti sehingga wasit meniup pluit tanda pelanggaran, kemudian memberikan pinalti bagi Tim BFC Sulut United, dan kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh Martinus hingga Gol kedua tercipta, sontak sorak gambira dari penonton yang ada di tribun Timur dan VIP bergemuruh. Hasil ini bertahan hingga babak kedua usai dengan skor 2-2 untuk BFC Sulut United dan Persik Kediri.

Pelatih Persik Kediri Budiharjo Thalib dalam keterangan persnya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Manado atas dukungannya, meski Thalib mengakui pengambil keputusan di lapangan belum berlaku adil. “Keputusan wasit sangat lambat, namun kami puas dengan hasil tersebut dan bisa mencuri poin di Manado, thanks warga Manado,” ucap Pelatih Kepala Persik Kediri asal Makassar tersebut.

Sementara itu, Herry Kiswanto Head Coach BFC Sulut United menyampaikan permohonan maaf karena sudah berusaha semaksimal mungkin namun dilapangan memang yang menentukan. “Saya menyesal seandainya pinalti pertama masuk mungkin hasilnya bisa lain dan kita bisa menang, tapi anak-anak sudah berjuang dan kita bersyukur dengan hasil tersebut,” terang Herkis sapaan akrab mantan pemain Timnas tersebut.

Herkis mengatakan, memang Tim BFC Sulut United masih membutuhkan dua penyerang dan gelandang, untuk bisa memperkuat Sulut United, untuk itu kedepan berharap tambahan pemain tersebut bisa dipenuhi oleh manajemen dan Owner. “Kita sudah usulkan dan dibicarakan di Bali, tinggal menunggu waktu yang tepat, dan berharap di putaran kedua nanti pemain baru sudah bergabung,” harap Herkis.

Sementara itu di luar Stadion Klabat, puluhn suporter Sulut United bersorak memberikan semangat kepada Eksel Runtukahu dan Kawan-kawan, termasuk kepada Tim Persik Kediri. Dengan bernyanyi dan memukul gendang para pendukung Sulut United tersebut bersorak meski mereka kurang puas dengan hasil seri tersebut.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.