Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darusalam Berikan Kuliah Umum Di Unsrat

by

Manado – Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, MSc, DEA menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darusalam, HE. Vincent Piket pada Jumat (21/02).

Dalam pertemuan tersebut, Dubes menjelaskan berbagai program yang saat ini sedang dan akan dilakukan di Indonesia dan Sulawesi Utara pada khususnya, antara lain kerjasama bidang kemaritiman yang juga menjadi salah satu program unggulan Universitas Sam Ratulangi

Selain itu didiskusikan pula sejumlah hal terkait dengan potensi Uni Eropa dalam membantu pengembangan UNSRAT dalam bidang akademik, pengembangan SDM dan kerjasama penelitian, diantaranya Program Eramus plus and Horizon Europe sebagai kelanjutan dari Program Horizon 2020.

Pertemuan dilanjutkan dengan kuliah umum yang berjudul “The European Union’s Activities in Indonesia” yang dihadiri oleh pimpinan, dosen dan mahasiswa Unsrat (250 peserta).

Dubes memaparkan materi mengenai hubungan Uni Eropa dan Indonesia yang saling menguntungkan dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, kemanusiaan, perdagangan, dan pendidikan.

Dubes mengapresiasi kuliah tamu tersebut dengan banyaknya peserta yang hadir dan antusiasme peserta dalam mengajukan pertanyaan dan Ini merupakan kunjungan yang pertama dari Dubes Uni Eropa ke Sulawesi Utara

Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat M.Sc DEA mengatakan, keluarga besar unsrat harus terus membuka wawasan.

” Kita semua harus membuka wawasan kita untuk Universitas Sam Ratulangi yang lebih baik lagi dari hari ini,” ungkapnya.

Rektor mengharapkan rapat yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pembelajaran, dan Lembaga Penjaminan Mutu UNSRAT ini, untuk mendorong lembaga LP3 dan LPM serta seluruh koordinator pusatnya untuk mengikuti tren yang sekarang bergerak.

Rektor juga mengingatkan tahun ini (bulan juni/juli) ada enam program studi yang harus dikirim untuk akreditasi internasional, dua dari Fakultas Teknik, dua dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta dua dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, mau tidak mau Lembaga Penjaminan Mutu harus turut terlibat untuk UNSRAT yang lebih maju lagi.