FGD “Bedah” Mutu Pendidikan Dikda Provinsi Sulut

by

Manado – Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan topik “Bedah” Mutu Pendidikan bagi SMA/SMK/SLB di Provinsi Sulut yang berlangsung di Ruang SDM Dinas Pendidikan Daerah Sulut pada Selasa (21/5/2019).

Bedah Mutu Pendidikan ini dilaksanakan sebab Mutu pendidikan di Sulut tahun 2019 ini berada di urutan ke-32 dari 34 Provinsi di Indonesia dan dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulut yang diwakili Asisten 1 Edison Humiang, tokoh pendidikan, Pengurus MKKS SMA dan SMK, Para Kepala Cabang Dinas Pendidikan Dikda, LPMP Sulut, serta para jurnalis pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes menyampaikan, dalam bedah mutu pendidikan telah menghasilkan beberapa rekomendasi dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu:

1.Mengefektifkan MGMP.

2.Memperkuat iejaring stakeholder terkait bidang pendidikan.

3.Penguatan kelembagaan cabang dinas.

4.Pelaksanaan rakerda setiap tahun untuk evaluasi kinerja pejabat lingkup pendidikan.

5.Sekolah wajib Sistem penjaminan mutu internal (SPMI).

6.SMK yang tidak ada hubungan dengan industri dilihat kembali.

7.Penutupan sekolah yang sudah tidak layak/merger dengan sekolah lain yang memiliki kesamaan jurusan/menjadi sekolah binaan.

8.Pembentukan kembali lembaga yang membangun jejaring dunia industri dan SMK (Majelis Pendidikan Kejuruan Provinsi).

9.Membuat SK PPDB dengan nama sekolah yang akan melaksanakan PPDB.

10.Penilaian kinerja – Target kinerja kepala sekolah untuk meningkatkan hasil ujian nasional.

11.Harus ada ROAD MAP Pendidkan.

12.Pembentukan dewan pendidikan Sulut

13.Revitalisasi SMK.

14.Percepat Pergub
sumbangan pendidikan.

15.Perda Pendidikan dipercepat.

16.Tunjangan para guru dan pengawas sangat diperlukan.

17.Pemerataan guru dan peningkatan profesi.

“Ini semua rekomendasi dari hasil pertemuan akan disampaikan pada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey untuk direalisasikan secepatnya demi meningkatkan mutu pendidikan di Sulut,” tegas Punuh.

Asisten 1 Edison Humiang mewakili Gubernur Sulut menyampaikan, untuk meningkatkan mutu pendidikan diperlukan juga peningkatan kapasitas bagi para Kepala Sekolah, guru dan pengawas.

“Kalau ada peningkatan kapasitas bagi para mereka maka bisa menghasilkan kelulusan yang berkualitas yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan,” kata Humiang.

Lanjut Humiang, dengan adanya diskusi seperti ini, maka semua persoalan pendidikan dapat diselesaikan dan secepatnya diatasi.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.