Grace Punuh Tutup Pelatihan dan Assesmen Assesor Kompetensi

by

MANADO – SMK Negeri 5 Manado melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) milikinya, ditunjuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai sekolah penyelenggara Pelatihan dan Assesmen Assesor Kompetensi LPSSI SMK Se Sulut yang dilaksanakan di Hotel Sahid Kawanua Manado.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh MKes didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK, Debby Mamangkey pada Jumat (18/10/2019) sore menutup secara langsung  pelaksanaan kegiatan tersebut yang didihadiri juga Kepala SMK Negeri 5 Manado, Gratianus Sentinuwo dan Ketua Panitia, Elisabet Manumpil, Sekretaris panitia Jennie Makatuuk, Menejer sertifikasi LSP, Fatly Manoy.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh MKes mengatakan, kegiatan ini sangatlah bagus dan bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di Sulut. “Ini adalah salah satu upaya juga dalam peningkatan Sumber Daya Manusia didunia pendidikan khususnya di SMK yang ada di Sulut,” ungkap Punuh.

Lanjut Punuh, para Kepsek jangan hanya banyak mengejar proyek saja tetapi harus meningkatkan kompetensi bagi para guru sangat penting. “Kepsek harus punya notivasi ingin meningkatkan mutu pendidikan di Sekolahnya dan jangan hanya banyak jalan – jalan dan mencari proyek,” kata Punuh.

Sementara Kepala SMK Negeri 5 Manado, Gratianus Sentinuwo mengatakan, SMKN 5 Manado sangat bangga dan bersyukur dipilih Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai sekolah penyelenggara kegiatan ini. “Ini adalah tahapan kedua dan lalu sudah dilakukan tahap pertama yang dilaksanakan di SMKN 5 Manado dan untuk tahap ketiga akan dilaksanakan pada awal November nanti,” ungkap dia.

Sementara menurut Ketua panitia Elisabet Manumpil yang didanpingi oleh Menejer Sertifikasi LSP, Fatly Manoy mengungkapkan, pada pelatihan tersebut ada 24 peserta yang ikut perwakilan dari beberapa SMK yang telah dipilih di Sulut. “Memang dari 8 SMK yang memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) termasuk SMK N 5 Manado dipilih menjadi sekolah penyelenggara,” kata dia.

Menurutnya, tujuan mereka dilatih agar menjadi asesor atau penguji untuk siswa kelas 12 yang sudah siap untuk uji kompetensi keahlian (UKK). “Mereka adalah penguji independen yang siap mengangkat masa depan anak siswa – siswi nantinya,” Jelasnya.

Lanjutnya, Para narasumber yaitu dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yakni Master Asessor, Siti Saenab dan Gunadi dan materi yang dibawah adalah kebijakan sistem sertifikasi kompetensi, merencanakan aktivitas dan proses asesmen dan memberikan kontribusi dalam validasi asesmen melaksanakan asesmen.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.