Gubernur Buka Sulut Expo 2019 di Smesco Exhibition and Convention Hall Jaksel

oleh -295 views

Manado – Gubernur Sulut, Olly Dondokambey resmi membuka Sulut Expo 2019 yang berlangsung di gedung Smesco Exhibition and Convention Hall, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/9/2019) siang.

Ada puluhan stand yang berada di pameran Sulut Expo 2019 yakni hampir semua SKPD Provinsi Sulut ikut terlibat dan juga 15 Kabupaten dan kota di Sulut, serta BUMN dan kantor perwakilan Kementerian di Manado dan juga Hotel dan resort yang ada di Manado.

Menurut Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Sulut Expo di Jakarta karena ingin mempromosi potensi daerah dengan memperkenalkan kekayaan alam, budaya, adat, pariwisata dan lainya kepada Daerah lain maupun dunia internasional dan dimana juga Sulut telah siap menjadi Pintu Gerbang Pasifik. “Dengan adanya Sulut Expo kali ini, maka para investor dari luar daerah maupun internasional dapat menanamkan modalnya di Bumi Nyiur Melambai ini,” harap Olly.

Kata dia, setelah para pelaku usaha mengetahui potensi yang dimiliki Sulawesi Utara, dirinya yakin mereka tertarik untuk berinvestasi di daerah ini. Dengan makin banyak investasi secara otomatis akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Sulawesi Utara telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan 5 Destinasi Unggulan. Dengan begitu, Sulut akan ketiban banyak proyek penunjang pariwisata dan ini sangat menarik bagi investor,” jelas Olly.

Menurutnya beberapa tahun ini jumlah wisatawan yang berkunjung di sini, sudah banyak. Tapi saya punya mimpi, suatu kelak nanti Sulut akan dikunjungi 1 juta wisatawan. Tahun-tahun sebelumnya sekitar 30 ribu-35 ribu wisatawan. Tahun 20018 sebanyak 100 ribu wisatawan. Tahun ini target 150 ribu, dan tahun 2020, kita targetkan sebanyak 200 ribu wisatawan. “Sulut harus menjemput bola dengan mengajak wisatawan berkunjung ke Sulut sembari mengajak juga investor untuk berusaha di Sulut,” ungkapnya.

Olly menjelaskan, memang masih ada kekurangan, namun bukan berarti Sulut tidak bisa melakukan sesuatu. Jangan tunggu semua selesai baru mau memulai. Yang penting punya tekad dan kemauan untuk membangun daerah

Hal senada diungkapkan Wagub Sulut Drs Steven Kandouw. Kata dia, Sulut Expo yang akan dibuat di Jakarta tujuannya agar para warga Kawanua, wisatawan domestik dan mancanegara bisa melihat langsung pesona Sulawesi Utara lewat materi yang dipamerkan dan setelah itu mereka bisa tertarik untuk berkunjung di daerah ini. “Sulut Expo menjadi ajang bagi investor untuk berdialog dengan Pemprov Sulut. Gubernur sudah memberikan jaminan bahwa Sulut adalah daerah yang memiliki iklim yang ramah dan kondusif bagi investasi,”ungkap Kandouw.

Lanjut Kandouw, Target kegiatan Sulut Expo 2019 yang akan melibatkan 15 daerah kabupaten dan kota se- Sulawesi Utara, benar-benar akan menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah Sulut, terutama mengangkat kekayaan budaya yang selama ini belum banyak muncul di publik. “Sulut Expo selain mendorong masyarakat Sulut untuk terus meningkatkan sumber daya manusia di bidang pariwisata, Sulut Expo 2019 merupakan panggung pertunjukkan, arena pergelaran untuk menampilkan keberagaman potensi Sulut (alam, wisata, kekayaan budaya/tradisi) termasuk perkembangan investasi), pasca disahkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan, Likupang dan berharap Sulut Expo menjadi pintu masuk pengembangan Tourism, Trade, and Investment (TTI),” jelas dia.

Kata dia, Sulut Expo bakal tampil beda, tak hanya soal tempat pelaksanaan, tetapi juga soal tema yang diusung yakni North Sulawesi: Pacific Gateway of Indonesia. Begitu juga dengan konsep expo dan acara. Selama pelaksanaan yakni sejak 26 sampai 29 September, iven ini juga setiap hari akan memberikan suguhan yang berbeda-beda. Termasuk produk-produk yang akan tampilkan bakal banyak perbedaan saat expo-expo tahun-tahun sebelumnya. Juga soal gathering bersama pelaku usaha yang telah disiapkan oleh panitia.

“Bahkan para wisatawan akan dimanjakan dengan rupa-rupa tawaran menarik. Mulai dari promo ticket pesawat komersil, promo hotel dan tempat wisata hingga promo kuliner saat berkunjung di ujung pulau Sulawesi ini. Bagi warga yang suka pelesiran bakal dipermudah dengan kalender iven dan map tourism,” kata Kandouw.

Dia menjelaskan, Sulut Expo 2019 yang merupakan rangkaian dari kegiatan HUT ke-55 Provinsi Sulut yang puncaknya dirayakan dengan pesta rakyat pada tanggal 23 September 2019 lalu di Lapangan Sario Manado.

Ketua umum panitia, yang juga Asisten 3 Pemprov Sulut, Gemmy Kawatu mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan bersama antara Pemprov Sulut dengan Kerukunan keluarga kawanua dan para alumni SMA yang ada di Manado. “Kegiatan ini menghadirkan potensi dan budaya yang ada di Sulut untuk dipromosikan pada masyarakat luar daerah juga masyarakat internasional,”kata Kawatu.

Lanjut Kawatu, akan ada MoU para pihak pelaku bisnis baik dalam negeri maupun dari luar negeri.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

tenor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.