Hingga Hari Ke-4 PPDB Online di SMAN 6 Baru 8 Peserta

by

Manado – Hingga hari keempat Kamis (27/6/2019) Penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online bagi siawa SMA dan SMK di Sulut berjalan baik dan lancar.

Dalam penerimaan siswa baru tersebut beberapa sekolah yang berada di Kota Manado yang dianggap favorit yaitu SMAN 1 Manado, SMAN 9 Manado, SMAN 7 Manado, SMKN 1 Manado, SMKN 2 Manado dan SMKN 3 Manado serta SMKN 6 Manado dibanjiri oleh para siswa baru sejak hari pertama hingga hari ketiga.

Akibat banyaknya siswa baru yang mendaftar, di sekolah – sekolah tersebut hingga hari ketiga telah terpenuhi kuotanya. Seperti yang di SMAN 1 Manado hingga hari keempat sudah ada 1.236 siswa baru yang mendaftar.

Kepala SMAN 6 Sammy Prang.

Membludaknya para siswa baru yang datang mendaftar di sekolah yang dianggap mereka favorit tidak sama dengan beberapa sekolah negeri lainnya di kota Manado.

Ternyata ada beberapa sekolah negeri baik SMA dan SMK yang ada di kota Manado hingga hari ketiga masih belum terpenuhi kuotanya.

Seperti yang berada di SMA Negeri 6, dimana sekolah ini hingga hari keempat PPDB Online baru 8 siswa yang datang mendaftar. “Ya memang benar sampai hari ketiga baru 8 siswa yang mendaftar dan ini sudah terjadi beberapa tahun sebelumnya,” ungkap Kepala SMAN 6 Manado, Sammy Prang kepada kabarmanado.com Kamis (27/6/2019).

Kata Sammy, hari pertama sampai kedua siswa yang mendaftar baru 5 orang, dan saya belum bisa pastikan apa penyebabnya.”Memang tahun sebelumnya siswa baru yang mendaftar hanya 20 siswa saja dan diakuinya sekolahnya masih kekurangan guru dan fasilitas lainnya,” ungkap Prang.

Kata dia, semoga saja sampai pada penutupan PPDB Online Sabtu (29/6/2019) akan ada ketambahan siswa baru. “Memang sistem zonasi yang diberlakukan oleh Mendikbud melalui permendikbud 51 tahun 2018 yang telah direvisi yaitu 80 persen zonasi, 15 persen prestasi dan 5 persen perpindahan sangat baik,” jelas dia.

Semoga saja dengan adanya aturan ini banyak siswa akan datang kesekolah khususnya siswa baru yang tinggal di area sekitar sekolah. “Kalau komitmen para kepsek untuk tidak melanggar Permendikbut tersebut terjadi, maka akan banyak siswa yang datang disekolah kami,” kata dia sambil berharap.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda ) Sulut, dr Grace Punuh MKes meminta agar para kepsek menaati aturan sesuai Permendikbud yang ada. “Jangan sampai menambah kuota yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Punuh menambahkan, ini semua adalah untuk pemerataan siswa baru disejumlah sekolah dan sekarang ini tidak ada sekolah favorit, karena semua sama.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.