Ini Aspirasi Puluhan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat Pada Presiden Jokowi Dan Rektor Unsrat

by

Foto : Puluhan mahasiswa fakultas kedokteean unsrat Manado gelar aksi demo pada Senin (20/07).


Manado – Puluhan Mahasiswa program studi spesialis (Residen) fakultas kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado pada Senin (20/07) datangi Unsrat meminta Rektor Unsrat agar uang kuliah tunggal (UKT) setiap semester Rp 24 Juta supaya diberikan keringanan dengan pengurangan biaya dan juga meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan nasib mereka yang sudah 4 bulan membantu menangani pasien Covid-19 di Rumah sakit tetapi belum mendapatkan dana jasa pelayanan.

” Kami mahasiswa kedokteran program pendidikan doktor spesialis dimasa pandemi Covid -19 mengalami beberapa pergumulan diantaranya kesulitan membayar dana UKT dan dana jasa pelayanan pasien Corona belum juga dapat,” jelas Koordinator Forum Komunikasi Residen Fakultas Kedokteran Unsrat Jacob Pajan sambil menambahkan, pihaknya sudah berusaha bertemu dengan pihak rektorat untuk menyampaikan kesulitan mereka dalam membayar uang kuliah yang akan jatuh tempo pada tanggal 26 Juli ini.

Kata Jacob Pajan, sebagian besar dari mereka hampir setiap hari berada di rumah sakit untuk studi sekalian menangani pasien Corona dan sudah 4 bulan dan jarang ketemu dengan keluarga.

” Orang tua maupun suami dan istri Kami juga kesulitan membantu kami membayar biaya UKT karena mengalami penurunan pendapatan akibat dampak dari Covid-19,” Jelas Jacob Pajan.

Jelas Jacob, dalam 1 tahun mereka akan membayar 48 juta rupiah per orang Dan ada 477 dokter residen, biaya UKT di Unsrat Manado tertinggi se Indonesia.