Ini Cara Praktik Siswa SMKN 3 Tahuna Pada Masa Pandemi Covid-19

by


Tahuna – Kabarmanado.com – Pembelajaran yang bermakna dan kontekstual semakin relevan di masa pandemi ini. Pembelajaran ini akan melatih kecakapan hidup siswa.

Ketika sekolah ditutup untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, kegiatan belajar mengajar di sekolah dipindahkan ke rumah. Siswa belajar di rumah dari guru mengajar dari rumah. Namun, metode itu tidak selalu cocok bagi sekolah menengah kejuruan karena siswa harus mempraktikkan teori yang telah mereka dapat.

Aturan baru pun dikeluarkan Kemendikbud RI agar siswa bisa praktik di masa Pandemi Covid-19 ini yakni bisa praktik di Skolah dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Kepala SMK Negeri 3 Tahuna, Mariana Pangandaheng S.Pd Selasa (03/11) mengatakan, saat ini para siswanya sedang melalukan praktik di Sekolah.

“Dalam praktik di masa pandemi Covid-19 kali ini siswa per jurusan keahlian datang parktik di sekolah dengan cara bergantian dan hanya 5 – 7 orang siswa per hari yang hadir setiap jurusan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19,” Jelas Mariana.

Kata Mariana, Penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Kami gelar praktik siswa di Sekolah dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” Kata Mariana.

Lanjut dia saat ini ada 378 siswa yang tersebar di 5 program keahlian di Sekolahnya dan praktik sudah dimulai sejak bulan Juli dan akan berakhir pada Bulan Novber ini.

“Para siswa juga akan diukur suhu tubuhnya dan kalau lebih dari 37 derajat panasnya maka siswa akan disuruh pulang,”jelasnya.

Dijelaskan Kepsek Mariana, saat ini pembelajaran daring 60 persen
Dan sisanya 40 persen pembelajaran luring.

“Siswa kami tinggal paling jauh ada di pulau Bantunderang Kecamatan Manganitu Selatan, pulau Batuwungkung Kecamatan Tabukan selatangan tengah dan di Kecamatan Tabukan Utara,”Kata Kepsek.

Sementara melalui Guru Produktiv Teknik Listrik, Kristanto Tjatur Prasetyo Soeparno SPd menyampaikan, dijurusan kehliannya ada 15 siswa yang melakukan praktik.

“Mereka para siswa datang praktik setiap hari di Sekolah dibagi dua shif dengan program keahlian ketenaga listrikan,”ungkapnya.

Kata Kristanto, Sekarang siswa praktik menggunakan aplikasi smart relay dalam menjalanakan dan memberhentikan motor – motor listrik khusus pembelajaran instalasi motor listrik.

“Mereka praktik mulai pertengahan Sebtember 2020 dan akan berakhir pada Bulan November ini sebelum penilaian akhir semester dilakukan,”Jelas Kristanto.

Lanjut Kristanto, Gambar dasar mereka buat aplikasi dan disalin kedalam laptop dengan menggunakan aplikasi smart relay.

Salah satu siswa Marselino Landia dari program keahlian ketenaga listrikan mengatakan, dalam praktik ada kesulitan yang dihadapi

“Kesulitan bisa dilalui kalau kami serius mengerjakannya dengan sabar dan penuh kehati – hatian,”Jelasnya.

Sementara David Mangupei SPd guru Teknik Instalasi Tenaga Listrik mengatakan, saat ini ada juga siswa yang praktik instalasi penerangan listrik satu fase.

“Kami buat 2 shif dimana sesi pertama dimulai jam 08.00 -10.00 pagi dan sesi kedua jam 11.00 – 13.00 siang,”tutup David.

Penulis : Julkifli Madina