Ini Cerita Eskawati Tegelo Warga Bolmong Yang Kehilangan Anaknya Saat Banjir Bandang

by

Manado – Banjir bandang selain menerjang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, juga menerjang Kabupaten Bolaang Mongondow di Provinsi Sulawesi Utara.

Dua Kabupaten yang berbatasan ini, diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada Rabu (04/03) lalu sehingga membuat banyak rumah hanyut dan tertimbun longsor dan 3 orang meninggal dunia dimana 2 orang didapat sudah meninggal dan 1 orang masih hilang.

Menurut Eskawati Tegelo warga Desa Domisil Kabupaten Bolmong yang merupakan korban banjir bandang sehingga dirinya kehilangan anaknya yang hanyut pada saat bencana pada Sabtu (07/03) dihadapan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw saat meninjau Desanya mengatakan, dirinya tidak menyangka anaknya yang bernama Musdalifah Harun baru berumur 5 tahun bisa hanyut dibawah banjir bandang.

” Saya pulang rumah ibu saya sedang menggendong anak saya dan bapak saya baru mau masuk rumah kami lihat air sungai sudah besar seperti sunami yang datang sangat cepat dengan membawah lumpur dan kayu serta bebatuan dari gunung,” ungkap dia.

Kata dia, dirinya bersama ibunya bisa selamat karena naik di plafon rumah dan air masuk kerumah hingga tinggi mencapai 2 meter.

Sementera Erni Dawid ibu dari Eskawati Tagelo menceritakan bagaimana cucunya yang digendong suaminya bisa terlepas dan hanyut dibawah banjir bandang.

” Cucuku tidak bisa diselamatkan dan yang paling menyedihkan cucu berteriak tolong ali pa tolong ali pa,” kata dia.

Diketahui, ada dua Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow yang dilanda banjir bandang dan tanah longsor yakni Desa Domisil dan Desa Pangi Kecamatan Sang Tombolang dan untuk Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang terparah bencananya ada 49 Desa yang tersebar di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Sangkup, Bintauna, Bolangitang Barat dan Bolangitang Timur.

Akibat banjir bandang dan tanah longsor saat itu, membuat jalan trans Sulawesi baik Manado menuju Gorontalo, Palu, Makassar, kendari dan sebaliknya terputus tidak bisa dilewat kendaraan baik roda dua maupun roda empat.