Jalin Kerjasama Jepang dan China, SMKN 3 Bitung Menjadi Sekolah Pusat Keunggulan Pengembangan Kemaritiman di Sulut

oleh -122 views

Bitung, Kabarmanado.com  – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Serta Riset dan Teknologi RI Tahun 2021 ini khusus
Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) difokuskan pada pengembangan Sekolah unggulan dianyaranya bidang kemaritiman.

Program SMK Pusat Keunggulan merupakan perwujudan visi Presiden Joko Widodo terkait pembenahan pendidikan vokasi sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia dan Upaya mewujudkan keselarasan antara SMK dengan dunia kerja dapat ditempuh melalui pemenuhan delapan aspek link and match.

SMK Pusat Keunggulan untuk menjadi penggerak bagi sekolah lainnya agar meningkatkan kualitas dan kinerja sehingga mampu mencapai standar dunia kerja. Dengan begitu, jumlah lulusan SMK yang memperoleh pekerjaan dan berwirausaha dalam satu tahun setelah kelulusan akan mengalami peningkatan.

Denga karakter yang unggul, diharapkan SMK bisa mengimbaskan keunggulannya, bisa menjadi pelatih sehingga unggulnya bersama-sama. Program SMK Pusat Keunggulan bukan bertujuan untuk membentuk sekolah favorit atau menjadikannya “menara gading” bagi sekolah lainnya. Namun, sebagai tempat bersama untuk mengembangkan SMK yang ada di lingkungannya. “Intinya, adanya kolaborasi sekolah yang ada di sekitarnya, SMK Pusat Keunggulan menjadi pengimbas bagi SMK lain.

Keberadaan SMK dengan kualitas baik dapat memutuskan mata rantai kemiskinan, walaupun hanya setahap demi setahap yang dapat dilakukan.

Standar yang diterapkan, tidak hanya dari bentuk kurikulum, guru dan fasilitas, tetapi siswa akan dibekali oleh keterampilan berbahasa asing, sehingga kedepannya kualitas dari lulusan SMK memenuhi kebutuhan lapangan.

SMK Negeri 3 Bitung satu – satunya Sekolah kemaritiman yang menjadi
SMK Pusat Keunggulan Tahun 2021 di Sektor Calon Pekerja Migran Potensial di Sulut.

Kepala SMKN 3 Bitung, Hernie Onibala, SPi, MSi Senin (21/06) menyampaikan, Sekolahnya telah terpilih sebagai SMK pusat keunggulan dan saat ini
memiliki 5 jurusan keahlian yaitu Noutika Kapal Penangkap Ikan,
Teknika Kapal Penangkap Ikan,
Agrobisnis Pengolahan Hasil Perikanan, Nautika Kapal Niaga dan
Teknik Komputer Jaringan dengan siswa keseluruhan ada 298 orang.

Kata dia, Dengan menjadi SMK pusat keunggulan bidang kemaritiman, maka telah dibuka kelas industri penangkapan dan pengelohan ikan.

“Akan dimulai pembangunan dua lantai dimana disini akan ada unit pengolahan ikan dengan dilengkapi alat – alat produksinya,”jelasnya.

Lanjutnya, lulusan Siswa disini juga akan dikirim kerja di Jepang dan juga sekaligus dengan hasil pengelolaan ikan akan dikirim.

“Kalau China kami sudah bekerja sama tentang penangkapan dan sekarang akan bekerjasama dengan Jepang baik menyiapkan tenaga kerja dan juga hasil produk khas disini dan korea kami juga akan jajaki kerjasamanya bidang pekerja penangkapan,”ungkap dia.

Lanjut Kepsek, untuk SDM sendiri tenaga guru profesional akan dipenuhi kebutuhannya dan
bahasa serta budaya kerja sudah disiapkan disekolah.

“Fasilitas saat ini telah kami upayakan kelengkapannya dan saat ini kami sudah ada simulator dan kapal penangkap ikan walau pun belum maksimal tetapi kompetensi para siswa dijamin sangat bermutu,”jelas Kepsek.

Lanjutnya sebagai sekolah jurusan teknologi telah disiapkan siswa siap kerja, bekerja dan wirausaha.

“Saat ini kami di Sekolah telah memproduksi sambal uot dari ikan uot yakni ikan lokal di pulau lembe dan kripik tuna diproduksi di Skolah,”Tutupnya.(Kifli).

tenor

No More Posts Available.

No more pages to load.