Jual Beli Akun Taksi Online yang Berujung Masalah

by

Manado – Chandra Umar (17), warga Kelurahan Bumi Nyiur, Lingkungan IV, Kecamatan Wanea, Manado, menjadi korban penganiayaan dan perampokan yang dilakukan oleh HM alias Hendri (27) dan Rocky (28). Diketahui, dua pelaku ini merupakan warga Pakowa, Kecamatan Wanea, Manado.

Tindak kriminal itu terjadi, Senin (28/01/2019) sekitar Pukul 20.00 Wita, di Kelurahan Malalayang Dua, Lingkungan III, Kecamatan Malalayang, Manado.

Peristiwa itu berawal saat Chandra menjual akun Gocar kepada Hendry seharga Rp 1.200.000. proses transaksi itu terjadi di Kelurahan Pakowa. Setelah 2 hari memakai akun itu, Hendry mendapatkan saldo senilai Rp800.000.

Namun pada saat mau melakukan penarikan saldonya ternyata sudah kosong. Hendry bersama temannya Rocky mencari Chandra dan akhirnya bertemu di Alfamart Malalayang. Saat bertemu Rocky langsung menahan korban, dan menanyakan tentang penjualan akun Gocar.

Chandra kemudian dibawa ke rumah saudara Hendry di Minanga, Malalayang. Hendry juga memukuli Chandra dan merampas handphone merk Oppo A3S, serta kunci sepeda motor honda beat dan satu unit knalpot RCB.

Setelah melakukan aksinya, pelaku melepaskan Chandra. Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp2.500.000.
Chandra pun melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Tim Macan Resmob Polresta Manado langsung mencari keberadaan kedua pelaku. Rabu (30/01/2019) sekitar pukul 10:00 Wita, dua pelaku berhasil ditangkap saat berada di Kelurahan Pakowa, Lingkungan Satu, Kecamatan Wanea, Manado.

Kapolsek Malayang Kompol Elia Maramis SH ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. “Para pelaku sudah kami amankan, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek.

Penulis: Ron RJM

Leave a Reply

Your email address will not be published.