Kemendikbud dan Kadis Pantau UNBK di SMP Perisai Bangsa Pandu Manado

by

Manado – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan di SMP Perisai Bangsa Pandu dan yang bergabung dari SMP RAPI, SMP Kristen Syalom Molas, dan SMP Advend 6 Pandu dipantau langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Murdiati pada Kamis (25/4/2019).

Dalam pantauan tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Manado,  Drs Daglan Walangitan M.Pd yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP, DRS Jongke Mogonta SPd MSi.

Sementara pesan dari Kemendikbud RI Murdiati, agar para siswa bisa menjawab semua soal dengan hasil yang baik. “Semoga para siswa bisa mengisi semua soal yang ada dan hasilpun bisa baik,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Manado, Drs Daglan Walangitan M.Pd menyampaikan, semoga para siswa bisa lulus semua dengan hasil yang terbaik.

“Kami berharap para siswa baik yang mengikuti UNBK dan UNKP bisa menghasilkan nilai yang terbaik dan bisa lulus semua,” ungkapnya.

Sementara menurut Kepala SMP Advend 6 Pandu Manado,Terry Wokas SE SPd menyampaikan, siswanya ada 43 orang yang menjadi peserta dan ada 2 siswa yang tidak ikut karena putus sekolah. “Kami pihak sekolah sudah berusaha agar siswa tersebut bisa sekolah lagi,” jelasnya.

Kepala SMP Kristen Syalom Molas Manado, Ronnie Kakondo SPd mengatakan, peserta ujian disekolahnya ada 30 siswa dan semua masuk.

“Sangat bersyukur para siswa bisa ikut UNBK sampai hari terakhir dwngan tidak ada kendala apapun,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala SMP Perisai Bangsa Pandu Manado, Wasti Kabuhung SPd. Menurutnya, 24 siswa peserta ujian semuanya hadir dan mulai hari pertama sampai terakhir ujian bisa berjalan aman.

“Sangat bersyukur UNBK aman tidak ada gangguan internetnya dan semua komputer tidak ada masalah,” jelasnya.

Sementara untuk SMP RAPI sendiri ada 8 siswa yang menjadi peserta ujian dan semuanya hadir.

Penulis: Zulkifli Madina
Editor: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.