“Tunduan” Siby dan Supit, Pelopor Lahirnya Desa Klabat

oleh -734 views
Kepala Desa Klabat, Drs Vecky Pinontoan bersama kepala jaga VII Sofyan Bone dan para Ibu PKK Jaga VII

 

Dimembe- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 92 Desa Klabat setiap tanggal 18 September yang dilaksanakan di Desa Klabat, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara berjalan sukses.

Peringatan puncak tersebut dipimpin langsung Hukum Tua Desa Klabat, Drs Vecky Pinontoan dan dihadiri para perangkat desa dan masyarakat Desa Klabat.

Setiap jaga atau lingkungan memamerkan kue khas masing – masing di stand, dan tidak terkecuali Jaga VII.

Kepala jaga VII, Sofyan Bone yang didampingi Mawetengnya, Samsudin Lengkede merasa senang dan bangga bisa berpartisipasi dan ikut memeriahkan HUT Desa Klabat. “Kami mewakili masyarakat jaga VII merasa terpanggil dan turut serta ikut dalam kemeriahan HUT desa kami, apalagi sekarang ini sudah termasuk tua yaitu menginjak ulang tahun ke-92,” ujar Sofyan.

Sementara itu melalui Sabria Mujegu yang juga anggota PKK Jaga VII ini menuturkan, dirinya sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam perayaan HUT Desa kali ini. “Saya bersama teman-teman ibu PKK merasa bangga dan kami sudah beberapa hari telah mempersiapkan diri untuk berpartisipasi ikut HUT Desa Klabat,” katanya dengan nada senang.

Dalam rangkaian HUT Desa Klabat tersebut dilaksanakan juga kegiatan perlombaan antar lingkungan.

Diketahui, sejak 1924-2018 sudah ada 17 Kepala Desa yang memimpin Desa Klabat.

Wanua Klabat atau Desa Klabat dibuka sejak tahun 1924 oleh orang-orang yang berasal dari Wanua Tatelu dan Airmadidi, dibawah pimpinan dua orang tua asal Wanua Tatelu yaitu Daud Siby biasa dipanggil Tete Nangki  dan Frans Supit biasa dipangggil Tete Mensi.

Kedua pimpinan di atas pada saat itu disebut “Tunduan” artinya pelopor dalam usaha perombakan hutan untuk dijadikan sebuah Wanua.

 

Penulis: Zulkifli Madina

tenor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.