Kendala Jaringan Internet, SMKN 1 Tabukan Tengah Ada 90 Persen Siswa Belajar Luring

by


Kepala SMKN 1 Tabukan Tengah, Drs John Wolff M.Pd memantau proses luring para Siswa di Lapangan.(Gambar:Julkifli Madina).

Sangihe – Pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar yang tinggal di Daerah Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Para pelajar di Kepulauan ini sebagain besar terkendala dengan jaringan internet. Dimana tidak semua Desa terjangkau jaringan internetnya.

Lihat saja para pelajar di SMK Negeri 1 Tabukan Tengah. Pasalnya para pelajar disini paling banyak belajar secara luring atau luar jaringan karena tidak memiliki jaringan internet seperti di tempat yang lain.

Menurut Kepala SMKN 1 Tabukan Tengah, Drs John Wolff M.Pd Senin (16/11) bahwa saat ini sebagian besar Siswanya hanya bisa belajar secara luring karena tidak semua Siswa tempat tinggalnya memiliki akses internet dan malahan jaringan internet di Sekolahnya juga sangat buruk.

“Memang saat ini Siswa kami ada 90 persen belajar secara luring karena tidak memiliki jaringan internet dan ada juga siswa ada jaringan internet tetapi tidak memiliki HP karena orang tua tidak mampu,”ungkap John.

Kata John, memang disekolahnya hanya ada 148 siswa dan paling banyak terkendala jaringan internet.

“Mereka yang tinggal disekitar Sekolah belajar luring datang di Sekolah karena Sekolah kami juga jaringan internet juga hilang-hilang,”jelasnya.

Bagi Pelajar yang lain kata John, mereka belajar luring dikumpulkan dibeberapa tempat disekitar tempat tinggalnya dan para guru akan datang memberikan tugas dan mengambilnya pada mereka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu agar para Siswa bisa belajar datang di Sekolah seperti biasa,”harap John.

Diketahui, SMKN 1 Tabukan Tengah hanya memiliki 1 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Kepala Sekolah Sendiri dan sisanya adalah Tenaga Hatian Lepas (THL) dengan memiliki 2 jurusan kopetensi keahlian yaitu
Nautika kapal penangkap ikan dan akuntansi.

Penulis : Julkifli Madina