Kisah Gadis Manado Gagal Bunuh Diri di Jembatan Soekarno

by
Jembatan Soekarno Manado. (Foto: Yoseph E Ikanubun).

Manado – Jalan pintas diambil CI alias Cahyani (16), warga Kelurahan Buha, Lingkungan IV, Kecamatan Mapanget, Manado. Diduga sakit hati lantaran hubungan cintanya kandas, Cahyani ingin mengakhiri hidup dengan cara melompat dari atas Jembatan Soekarno Manado, Senin (30/07/2018) malam, sekitar pukul 23.40 Wita.

Berdasarkan informasi yang dirangkum menyebutkan, warga sekitar Jembatan Soekarno dibuat heboh dengan aksi ABG ini. Ibarat sebuah drama, dia mengancam akan melompat dari atas jembatan, sementara warga berusaha membujuk dia. Beruntung, Tim Patroli Rayon Polresta Manado yang mendapat informasi itu langsung bergerak cepat mendatangi lokasi.

Cahyani akhirnya bisa diamankan oleh tim Patroli Rayon  yang pimpin oleh Kanit Ipda Jery Pangkey bersama Aipda Jemy Mokodompit. Gadis itu sempat mengamuk karena aksi nekatnya berhasil digagalkan anggota polisi.

Kapolres Manado Kombes Pol Surya Kumara, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.“Saya dapat informasi dari masyarakat, kalau ada seorang wanita yang ingin akhiri hidupnya di jembatan. Maka saya langsung tugaskan anggota segera mengamankan percobaan bunuh diri tersebut,” ujar Kapolresta.

Kapolresta mengatakan, setelah berhasil diamankan Cahyani langsung dibawa ke Polresta Manado. ABG itu sempat mengamuk lagi, dan minta tangannya dilepas. Selanjutnya Tim Patroli yang dipimpin orang tua Cahyani dan pacarnya bernama Jein. Mereka diberi pembinaan agar masalah seperti itu tidak akan terulang lagi.

 

Penulis: Ron RJM

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.