KSP dan FH Unsrat Bahas Permasalahan Lapas

by
Pimpinan FH Unsrat bersama tenaga ahli Kantor Staf Presiden.

Manado- Fakultas Hukum (FH) Unsrat menggelar diskusi publik reformasi hukum dan revitalisasi lembaga permasyarakatan dengan menghadirkan tenaga ahli dari Kantor Staf Presiden pada Selasa (27/11/2018 ) di auditorium lantai 5 FH Unsrat.

Diskusi publik reformasi hukum dan revitalisasi lembaga permasyarakatan tersebut banyak membahas persoalan masalah hukum di lembaga permasyarakatan yang terjadi di Indonesia saat ini.

Sulistio, Kepala Lapas Kelas 2A Manado menyampaikan, saat ini jumlah narapidana ada 558 orang yang terdiri dari napi narkoba 101 orang, korupsi 11 orang dan paling banyak kasus pembunuhan dan penganiayaan. “Kapasitas lapas saat ini sudah penuh dan lebih kapasitas,” ungkapnya.

Ratna Dasarasa dari KSP menyampaikan, saat ini mereka punya program revitalisasi hukum khusus di lapas dan dilakukan diskusi publik agar dapat masukan. “Kami pilih Fakultas Hukum Unsrat karena kami ingi mendapatkan data atau masukkan yang konprehensif terkait masalah hukum,” ungkap dia.

Dijelaskannya, revitalisasi lapas progressnya cukup bagus dan hasil cukup kelihatan di mana akan merubah banyak napi menjadi lebih baik lagi. “Revitalisasi kemasyarakat tujuan utama untuk mengurangi over kapasitas dan bagaimana lapas bisa membina napi agar kebih baik,” jelasnya.
Dia mengatakan, regulasi harus diubah, SDM dan fasilitas harus diubah total.

Dekan FH Unsrat Manado, Dr Flora P Kalalo SH MH menyambut positip kegiatan itu. “Ini member pelajaran penting bagi mahasiswa dan dosen terkait persoalan hukum terutama menyangkut Lapas,” ujar Kalalo.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.