Langgar Protokol Kesehatan, Sejumlah Pelajar SMKS Muhammadiyah Naha Tidak Pakai Masker

by


Sejumlah pelajar SMKS Muhammadiyah Naha Kedapatan Melanggar Protokol Kesehatan Yakni Tidak Pakai Masker Saat berada di warung depan Sekolah.(Gambar : Julkifli Madina).

Sanger, kabarmanado.com – Imbauan Pemerintah dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo agar masyarakat Indonesia mematuhi protokol kesehatan Covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran Corona, ternyata tidak diindahkan para pelajar di SMK Muhammadiyah Naha Kabupaten Kepuluan Sangihe, Sulawesi Utara.

Sejumlah pelajar kedapatan tidak pakai masker diluar Sekolah, usai pembelajaran luring dan malahan mereke menaiki sepeda motor dengan berboncengan.

Ketidak patuhan para pelajar di SMK Muhammadiyah Naha ini akan menimbulkan masalah baru yakni munculnya claster Sekolah Covid-19.

Kepala SMK Swasta Muhammadiyah Naha, Dra. Mutia. Farida. Lambanaung saat dikonfirmasi melalui Whats App Kamis (05/11) menyampaikan, dia sangat kecewa siswanya ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan apalagi tidak pakai masker saat pulang belajar luring dan singgah di Sekolah.

“Memang kami pihak sekolah selalu mengimbau mereka agar mematuhi protokol kesehatan dan biasanya mereka habis belajar luring dan pulang kerumah maskernya disimpan di saku atau tas mereka,”ungkap Farida.

Kata Farida, para guru telah bekerja keras melalukan sidak kepada para siswa agar mematuhi protokol kesehatan.

Sementara melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Sangihe, Maximilianus Tielung saat dikonfirmasi melalui Whats App Kamis (05/11) menyampaikan, kejadian siswa tidak pakai masker mereka sudah diluar sekolah.

“Mereka sudah diluar sekolah dan tetap kami terus memgimbau kepada para siswa dan guru agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19,”Jelas Kacabdin.

Maximilianus berharap agar para Kepala Sekolah khususnya dibawah Dinas Pendidikan Daerah Sulut baik SMA, SMK dan SLB di Kabupaten Sangihe agar mengimbau terus kepada para guru dan Siswa untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Ini semua guna membantu Pemerintah memutus penyebaran Covid-19 khususnya di Sangihe,”Ungkap Kacabdin Maximilianus.

Penulis : Julkifli Madina