Lolos Degradasi, Pelatih Kepala Sulut United Incar Empat Besar Putaran Kedua

by
Pelatih Kepala BFC Sulut United (tengah) dan pemain Herri Lontoh (kanan) saat jumpa pers Minggu (20/10/2019), didampingi LMO Harry Paat.

MANADO – Meski sudah lolos dari jurang degradasi di Liga 2 Indonesia musim 2019, namun Pelatih Kepala Sulut United Ricky Nelson tetap mengincar 4 (empat) besar di Klasemen Wilayah Timur, Putaran Kedua Liga 2 Indoenesia.

Dijumpai usai sesih latihan di Stadion Klabat, Head Coach Sulut itu mengatakan, menghadapi Persewar Waropen Tim Sulut United sudah siap dan akan tampil menyerang karena anak-anak sudah siap bermain. Menurut  Nelson, dengan lolosnya Persewar Waropen dan tetap bertahan di Liga 2, berharap mereka akan bermain dengan menurunkan tempo permainan, namun hal tersebut tidak bisa jadi patokan, karena itu Ia menekankan kepada pemain Sulut United agar harus tampil maksimal. “Ada 3 Tim yang akan memperebutkan posisi ke empat, yaitu Martapura, PSIM Yogjakarta, Persis Solo, dan Sulut United, dan semua memiliki peluang tergantung dari hasil pertandingan tersebut, namun yang utama Sulut United wajib dapat tiga poin,” tandas Nelson Kamis (17/10/2019).

Pada saat jumpa pers sehari jelang game di Stadion Klabat Manado, Ricky Nelson mengatakan, di partai terakhir ini permainan akan lebih dimaksimalkan apa lagi main di kandang sendiri, karena itu Ia menyampaikan kepada Tim Sulut United agar tampil menekan untuk bisa merebut tiga poin. “Kita butuh dukungan masyarakat semoga banyak penonton yang datang sehingga Tim ini jadi kecintaan warga Manado,” ujarnya Minggu (20/10/2019).

Pemain Sulut United Herri Lontoh mengungkapkan, Timnya sudah siap bermain penuh, karena itu kita wajib menang tiga poin. “Saya siap memberikan yang terbaik untuk Sulut United,” singkat Lontoh.

Persewar Waropen:

Sementara itu pelatih kepala Persewar Waropen Elie Aiboy menegaskan, pihaknya mengincar Juara Grup Wilayah Timur, karena itu kedatangannya ke kota Manado wajib untuk mengalahkan Sulut United agar bisa dapat tiga poin. “Kita awali kemenangan dengan mengalahkan Persatu Tuban, karena itu kita juga akan mengahiri pertandingan dengan merebut tiga poin untuk mengalahkan Sulut United,” uap Eboy Minggu (20/10/2019).

Head Coach Persewar Waropen Elie Eboy (tengah) didampingi Izaac Wanggai (kanan).

Eboy mengakui kedagangannya ke Manado hanya membawa 16 pemain karena ada empat pemain terkena skorsing, dan lainnya mengalami cedra, namum semua pemain yang datang adalah pemain inti sehingga kita wajib dapat tiga poin. “Kita akan menekan diawal dan melakukan pressure ke Sulut United agar bisa menang lawan Sulut United,” tutup Eboy.

Kapten Tim Persewar Waropen Izaac Wanggai mengungkapkan, pemain sudah siap tempur menghadapi Sulut United. “Kita siap buat sejarah untuk menjuarai Grup Timur karena itu kita harus menang dan merebut tiga poin,” ungkap adik dari Patric Wanggai tersebut.

Penulis: Ishak Kusrant
Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.