Lulus Dimasa Pandemi, Ratusan Pelajar SMK PPN Kalasey Ikut Penamatan Perketat Prokes Covid-19

by

Minahasa, Kabarmanado.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Kalasey menggelar panamatan kelulusan Siswa di Sekolah.

Penamatan dimasa pandemi pun dilakukan dengan memperketat protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Sekolah, Drs Jemmy Jeremias saat ditemui di Sekolahnya Jumat (11/06) menyampaikan, penamatan para siswa yang lulus diperketat Protokol kesehatan Covid-19.

“Kami bagi 10 sesi acara penamatan mereka agar tidak terjadi kerumunan dan 3M kami wajibkan baik memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun,”ungkapnya.

Lanjut Jeremias, tempat cuci tangan pun disediakan didepan semua ruangan kelas dan alat pendeteksi suhu tubuh diwajibkan para siswa serta hand sanitaizer juga disediakan.

“Kami disini ada 186 siswa yang baru lulus dan ikut penamatan kelulusan,”katanya.

Diharapkan Kepsek, jangan ada siswa yang mengangur dan Ilmu yang diperoleh selama tiga tahun belajar harus dipraktekan ditengah masyarakat.

“Acara penamatan dihadiri semua orang tua siswa dan dilakukan tiga hari dibagi 10 sesi sejak Senin 8 Juni hinga 10 Juni dengan protokol kesehatan. Satu hari dilakukan tiga sesi dengan 20 siswa setiap satu sesi,”ungkapnya.

Menurut Kepsek lulusan SMKPPN itu ada yang langsung kerja kemudian studi lanjut dan berwiraswata atau menjadi pelaku bisnis.

“Orang tua harus mendorong anaknya agar bisa bekerja. Banyak lulusan bisa buka lahan pertanian atau peternakan dan buka usaha UMKM. Banyak ilmu yang diperoleh bisa dipraktekan,”Harapnya.

Kata beliau, Potensi pertanian besar dan luas. Kalau manusia itu sudah makan pasir dan batu pertanian akan mati. Tapi selama manusia masih makan beras sayur mayur umbi umbian maka lahan pertanian masih terbuka luas.

Kepsek pun menjelaskan, ada lima hal yang bisa dilakukan agar sukses kedepan yakni harus rajin, tekun, bertangungjawab, jujur dan loyal pada atasan bila sudah bekerja.

“Ya khusus untuk tahun ajaran baru 2021 /2022 sekitar 400 siswa yang akan kami terima dan akan masuk asrama bila sudah mulai tatap muka. Untuk guru dan sarana di SMKPPN sudah memadai termasuk kualitas guru terus ditingkatkan. Ada bantuan pemerintah Provinsi dan pusat dalam perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Sekolah ini telah ditetapkan sebagai Sekolah Pusat Ungulan di Sulut dan satu satunya di Kabupaten Minahasa,”tutupnya.(Kifli).

tenor