Mantan Karyawan FIFGROUP Manado Divonis 7 Bulan Penjara

by
Tedakwa Mantan Karyawn FIFGROUP (SRK) usai menjalani persidangan di PN Manado.

Manado – Mantan karyawan FIFGROUP yang menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Manado, SRK alias Kapero divonis 7 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Manado.

SRK alias Kapero didakwa menggelapkan motor leasing milik FIFGROUP Manado. Terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti telah melanggar Pasal 53 UU RI Nomor 42 dan Pasal 36 UU RI Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Terdakwa juga terbukti melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana yang diatur dalam pasal 372 KUHP sehingga dipidana penjara 7 Bulan. Vonis majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa 1 Tahun penjara.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada tahun 2018 silam yang mengadukan kepada FIFGROUP kemudian ditindaklanjuti ke pihak kepolisian setempat. Dari penyidikan polisi motor yang dileasing oleh masyarakat ternyata telah berpindah tangan dan dilakukan oleh terdakwa, sehingga terdakwa diproses hukum.

Branch Manager FIFGROUP Manado, Yohanis Batara Randa mengatakan, merasa puas dengan vonis hakim tersebut meski putusannya ringan, karena dipotong masa tahanan.

“Semoga ini menjadi efek jera bagi pelaku dan juga bagi yang lainnya agar tidak main-main dengan hukum jika melakukan penggelapan apa lagi terkait fidusia kami akan laporkan ke pihak Kepolisian untuk di proses pidana,” tegasnya, Selasa (22/01/2019).

Batara menambahkan, yang paling penting adalah bagaimana tidak memindahtangankan barang (motor) yang statusnya masih dalam kredit.

“Sebab kalau itu masih terjadi, kita tidak akan segan-segan untuk menempuh jalur hukum, dan pelaku harus siap menanggung konsekwensinya,” pungkasnya.

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.