Melihat Hari Pertama PTM Terbatas di SMAN 3 Manado Dengan Perketat Prokes

oleh -402 views

Manado, Kabarmanado.com -Turunnya kasus Covid-19 dibeberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuat sejumlah daerah sudah memberlakukan kegiatan sekolah tatap muka terbatas dengan meningkatkan protokol kesehatan yang sangat ketat.



Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas ini pun hanya berlaku di daerah yang harus sesuai rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 setempat.



Penerapan PTM Terbatas saat ini dilakukan oleh SMA Negeri 3 Manado yang dimulai pada hari ini Selasa ( 21/09).

Menurut Kepala SMAN 3 Manado, Dr Grace Lowing M.Pd saat ditemui di Sekolahnya menyampaikan bahwa semua syarat telah dipenuhi baik izin dari satgas Covid-19 setempat maupun Pemerintah Kota Manado melalui Walikota, Andre Angouw yang telah menyetujui dilakukannya PTM Terbatas.

“Kami lengkapi semua persyaratan Prokes Covid-19 dimana para siswa dan guru wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, tidak berkerumun,”ungkapnya.

Lanjut Lowing bahwa tempat cuci tangan disediakan saat masuk Sekolah dan alat pengukur suhu tubuh diwajibkan pada semua siswa, guru, staf dan tamu yang masuk serta hand sanitizer pun disediakan depan kelas dan semua meja belajar siswa dipasang skat pembatas dan jarak pun diatur.

“Tadi KBM dimulai pukul 07.00 – 10.00 pagi dimana ada 10 kelas yang datang dan perkelas ada 18 Siswa dengan Jam matapelajaran 20 menit dari biasanya kalau normal ada 40 menit, serta selesai KBM siswa langsung diarahkan pulang kerumah, “ungkap Kepsek Lowing.

Lanjutnya, pada besok pukul 10.00 siswa yang belum divaksin akan divaksin dengan bekerjasama Dinas Kesehatan Kota Manado.

“Mulai tanggal 1 Oktober nanti akan berlaku 2 sesi PTM Terbatas dimana sesi 1 pukul 07.00- 10.00 dan sesi 2 mulai pukul 11.00-13.00,” ungkap Kepsek.

Satgas Covid -19 di SMAN 3 Manado telah dibentuk untuk mengawal agar Prokes berjalan dengan baik sehingga terhindar dari Virus Corona.

Ketua OSIS SMAN 3 Manado, Juliet Dame kelas 12 IPA 1 selaku Ketua Satgas Covid-19 di Sekolah saat diwawancarai menjelaskan, PTM Terbatas dijaga ketat protokol kesehatannya dimana semua Siswa diperiksa apakah sudah mematuhi prokes atau belum.

“Kami tim satgas Covid-19 di Sekolah ada 19 orang dan sudah divaksin dengan tugas per hari ada 9 orang dan disetiap kelas dijaga oleh 1 orang,”jelas Juliet yang didampingi teman Satgasnya Windi Kawung dan Deisy Soeda.

“Ya kami juga bertugas agar sebelum dan sesudah PTM Terbatas semua ruangan baik meja dan kursi disemprotkan disinfektan serta kebersihan ruangan juga dijaga,”kata dia.

Kebersihan diluar ruangan juga lanjut Juliet mereka terus jaga agar tidak kelihatan kotor serta disinfektan selalu mereka siapkan.(Kifli).

tenor

No More Posts Available.

No more pages to load.