Menkominfo Pantau Proyek Fiber Optik di Sangihe

by
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Bupati Sangihe Jabes Gaghana saat meninjau proyek.

Manado – Proyek Palapa Ring Paket Tengah dengan pemasangan kabel fiber optik sebagai jalur internet di wilayah kepuluan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah tuntas.

Jumat (17/01/2019), Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Pemprov Sulut, Jeti Pulu meninjau langsung proyek tersebut di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kunjungan kerja itu ditujukan untuk melakukan uji coba jaringan Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang bernilai Rp. 1,38 Triliun. Ketiganya datang ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dan Stasiun Terminal Palapa Ring Tengah.

Dalam kunjungan ke Kantor KPP Tahuna, Olly, Rudiantara dan Sri Mulyani memantau dan mencoba akses internet yang sudah terhubung dengan jaringan serat optik Palapa Ring Tengah.

Akses point-of-presence (PoP) Palapa Ring Tengah yang terhubung dengan jaringan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. itu digunakan untuk mendukung layanan perpajakan secara online. Selain itu, jaringan serat optik ini dapat dipakai untuk layanan publik, seperti pajak dan kesehatan.

Ketiganya juga melakukan video conference dengan Menteri Kesehatan Nila Moeloek yang didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Konferensi video ini merupakan inisiasi kerja sama konsultasi kesehatan jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang telah dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti).

Rudiantara mengatakan, Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.

“Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi pita lebar, Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur,” kata Rudiantara.

Menurut Menkominfo, proyek yang memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps bakal selesai di seluruh Indonesia pada tahun ini. Adapun Palapa Ring Tengah sendiri baru selesai pada 21 Desember 2018.

“Proyek Palapa Ring ditargetkan selesai di seluruh Indonesia pada pertengahan tahun ini,” ungkap Rudiantara.

Sri Mulyani mengatakan, Palapa Ring merupakan perwujudan dari Program Nawacita Jokowi.

“Ini adalah komitmen dari Presiden Jokowi untuk membangun dari pinggiran dan memperkuat NKRI yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur,” ujar dia.

Sri Mulyani menuturkan, Palapa Ring mampu diselesaikan meskipun dana APBN terbatas. Tambah dia, skema pembiayaan infrastruktur dapat dilakukan bervariasi.

“Walaupun tidak semua proyek infrastruktur bisa dibangun dengan APBN namun dapat diatasi juga dengan instrumen penjaminan oleh PPI atau Penjaminan Pendanaan Infrastruktur sehingga mampu mempercepat proses pembangunan,” ujar Menkeu.

Menkeu juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sulut karena melihat pembangunan di Sulut yang cukup baik.

“Terima kasih Pak Gubernur, sudah lama saya tidak ke Sulawesi Utara. Saya betul betul melihat kemajuan yang sangat banyak. Termasuk Sangihe salah satu pulau terluar, etalase Republik Indonesia namun sudah dibangun dan dikelola dengan baik,” ujar Menkeu Sri.

Dondokambey dalam sambutannya mengapresiasi pemerintah pusat atas ujicoba jaringan Palapa Ring Tengah yang mampu membuat semua wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dapat terkoneksi secara online.

“Palapa Ring membuat pembangunan semua daerah termasuk Kabupaten Sangihe dapat berjalan terus dan semakin maju,” kata Olly.

Untuk itu, Olly mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pesatnya pembangunan infrastruktur di seluruh nusantara termasuk Palapa Ring Tengah.

“Saya juga berterimakasih kepada Pak Jokowi dan Pak Jusuf kalla. Ini bukan kampanye. Ini kenyataan di lapangan. Palapa Ring salah satu buktinya,” tandas Olly.

Lanjut Olly, keunggulan Palapa Ring dapat dimanfaatkan untuk semua sektor termasuk pariwisata.

“Jaringan Palapa Ring ini mampu mendukung pembangunan pariwisata termasuk di Sangihe yang dapat memasarkan produk pariwisatanya secara langsung,” ucap Olly.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Pemprov Sulut, Jeti Pulu menerangkan, pemasangan kabel fiber optik tersebut telah selesai dikerjakan yang terhubung dari landing station di Mokupa hingga ke Kabupaten Sitaro, Sangihe dan Talaud. Proyek itu nantinya akan berlanjut ke Maluku.

Lanjut dia, proyek infrastruktur telekomonumasi ini dibangun sepanjang 2.995 kilometer menjangkau 27 kabupaten/kota. Wilayah Sulut masuk dalam proyek palapa ring bagian tengah. Proyek ini terus dikebut dari Mei 2018 lalu. Bahkan, Menteri Rudiantara terus menyeriusi proyek tersebut di Sulut yang ditindaklanjuti dengan kunjungannya berturut – turut sampai saat ini.

“Ini tentu berkat upaya dan lobi dari Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Proyek ini terus dipacu di laut Sulut hingga kabelnya bisa terhubung hingga ke Talaud. Nantinya, tinggal dilakukan interkoneksi supaya jaringan internet dapat diakses masyarakat kepulauan di desa-desa terpencil,” ujarnya.

Jeti menjelaskan, manfaat proyek Palapa Ring Paket Tengah tersebut sangat berarti untuk masyarakat di kepulauan. Pasalnya, hingga kini, warga kepulauan masih disulitkan untuk mengakses internet seperti di wilayah daratan Sulut. Proyek ini akan memberikan perubahan dan dampak yang baik bagi masyarakat kepulauan ke depannnya.

“Kualitas internetnya nanti sangat cepat. Ini akan membantu generasi muda dalam menunjang sektor pendidikan guna meningkatkan SDM, dan juga membantu masyarakat dalam segi bisnis serta hal positif lainnya,” terang Jeti.

Di Kabupaten Kepulauan Sangihe sendiri, BAKTI Kominfo telah membagun 1 tower telekomunikasi seluler jaringan 4G dan 6 tower 2G. Sat ini BAKTI Kominfo tengah mempersiapkan proses migrasi ke 4G.

Selain itu juga, BAKTI telah menyediakan akses internet di 51 lokasi, yaitu satu Puskesmas, tiga kantor desa, satu lokasi layanan publik dan 46 sekolah yang siap terkoneksi dengan jaringan Palapa Ring Tengah.

Untuk diketahui, Palapa Ring Tengah melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara. Jaringan serat optik ini terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 kilometer kabel darat dan 1.787,06 km kabel laut.

Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.