Merasa Aman, Mahasiswa Papua di Manado Tetap Bertahan dan Melanjutakan Study

by
Salah satu Asrama Mahasiswa Papua di Manado yang ditinggal kosong. Foto: (Ishak/KM)

Manado – Mahasiswa asal Papua yang ada di kota Manado hingga kini masih tetap bertahan dan melanjutakan study disejumlah Kampus yang berada di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) di Manado.

Sejumlah mahasiswa Papua yang ditemui kabarManado.com mengatakan, hingga kini mereka masih tetap bertahan di Manado dan melanjutakan study karena merasa aman. “Saya dan teman-teman masih di asrama, kami tidak kemana-mana karena tinggal di Manado masih aman,” ujar Filipus yang ditemui di salah satu asrama di Kelurahan Kleak, Senin (9/9/2019).

Filipus mengatakan, memang ada beberapa saudara mereka yang tinggal di Asrama lain sudah pulang dan kembali ke Papua, namun itu atas keinginan sendiri, karena kalau kami yang tinggal di Asrama ini di Manado tetap aman.
“Kami disini aman-aman saja, tidak ada yang intimidasi, ki torang pe ade-ade juga tetap kuliah seperti biasa, masyarakat juga tetap menerima kami,” ucap Filipus Senin (9/9/2019) siang.

Lain halnya Filipus, sejumlah mahasiswa Papua yang ditemui di Asrama Mahasiswa Papua Cendrawasi V di Kelurahan Bahu, tidak banyak bicara. Menurutnya ada beberapa Kawan-kawan mereka memang sudah kembali ke Papua, namun dia enggan menceritakan maksud kepulangan mereka. “Iya ada sejumlah kawan kami yang pulang, tapi mohon maaf tidak bisa menjelaskan lebih banyak,” kata salah satu mahasiswa yang enggan menyebutkan namanya saat dikunjungi kabarManado.com.

Ketika ditanya soal keamanan tinggal di asrama, Ia mengatakan mau dibilang aman atau tidak mereka tidak bisa menjelaskan, namun dia mengakui ada sejumlah aparat dari kepolisian yang sudah datang dan menengok mereka di asrama.

Kapolda Sulut Irjen Pol R Sigit Tri Hardjanto kepada KabarManado.com mengatakan, sejak peristiwa tersebut pihaknya sudah berkoordinasi kepada jajaran untuk tetap menjaga saudara-saudara kita mahasiswa Papua yang ada di Sulawesi Utara, dan sejauh ini tidak ada yang melakukan ancaman. “Saya telah berkoordinasi dengan anggota dan seluruh Kapolres, bahwa pihak Kepolisian menjamin keamanan mereka, terutama adik-adik mahasiswa Papua yang sedang study di Manado, Unima atau daerah lain di Sulut, termasuk keluarga mereka kami jamin tetap aman,” tegas Kapolda Sigit.

Sementara itu pantauan kabarManado.com di Kelurahan Kleak, ada salah satu Asrama yang telah tutup dan mahasiswanya telah pulang serta kembali ke tanah Papua. Di Asrama tersebut juga telah terpampang sebuah maklumat dari Majelis Rakyat Papua (MRP) yang berisi pesan dan ditanda tangani oleh Ketua MRP Timotius Murib.


Editor: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.