MKKS SMA Bitung Salurkan Bantuan Di Posko Bencana SMAN 4 Dan SMAN 7 Manado

by


Manado, Kabarmanado.Com -Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Bitung wilayah Cabang Dinas Pendidikan Minut – Bitung menyalurkan bantuan bencana banjir dan tanah longsor di Posko Bencana sekaligus dapur umum di SMAN 4 dan di SMAN 7 Manado pada Kamis (28/01).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MKKS SMA Bitung Vonny Tumundo didampingi Sekretaris MKKS SMA Provinsi Sulut Meidy Tungkagi dan Bendahara MKKS SMA Bitung, Syane Buisang, Kepala SMAN 3 Bitung Ronny Bawotong yang diterima langsung oleh Kepala SMAN 4 Manado Lillie N Wuisan dan Kepala SMAN 7 Manado Marlina Katihokang.

“Tujuan penyerahan bantuan ini sebagai salah satu bentuk berbagi rasa dengan saudara-saudara kami di Kota Manado yang tertimpa musibah bencana banjir dan tanah longsor. Khususnya bagi keluarga siswa dan guru-guru yang terdampak bencana”kata Ketua MKKS SMA Bitung Fonny Tumundo.

Lanjutnya, bahwa bantuan ini merupakan dana dari partisipasi MKKS SMA Bitung yakni SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMA Muhamadia Bitung, SMA Kristen dan SMA Elsaday Bitung yang telah berdonasi untuk korban terdampak banjir dan tanah longosor di Kota Manado.

“Dana partisipasi itu dari sejumlah sekolah SMA Negeri/Swasta di Kota Bitung dan pertama sudah disalurkan di wilayah Girian Bawah Kota Bitung kepada guru dan siswa korban banjir dan tahap dua ini adalah pentaluran di wilayah Manado. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, bantuan ini merupakan kepedulian dari kami dari MKKS SMA Kota Bitung, dan ini menanamkan kepada kita semua betapa indahnya hidup saling berbagi.

“Kita hidup bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi kita hidup untuk orang lain, termasuk para keluarga siswa, guru-guru dan masyarakat yang terdampak korban banjir dan tanah longsor di Kota Manado,”tandasnya.

Sementara menurut Kepala SMAN 4 Manado Lillie N Wuisan bahwa bantuan ini sangatlah berarti sekali bagi korban bencana dan kami telah membangun dapur umum disekolah dimana para guru dan THL yang tidak terkena bencana saling membantu disini.

“Bantuan ini sangatlah dibutuhkan sekali oleh warga korban bencana banjir dan tanah longsor khususnya para siswa dan guru yang terdampak,”ungkap Wuisan.

Kata Wuisan, bantuan ini langsung kami salurkan pada mereka agar kebutuhan mereka cepat dipenuhi dan berdasarkan data sekolah kami ada 101 siswa dan 5 guru yang menjadi korban bencana.

“Khusus dapur umum kami bagikan setiap hari 200 sampai 250 kotak makanan dos yang dimasak sendiri didapur umum kepada para siswa dan guru korban bencana dan ada juga dibagikan pada masyarakat,”jelas Wuisan.

Kepala SMAN 7 Manado Marlina Katihokang pun berkata demikian, kata dia bantuan sangatlah berarti bagi para korban bencana dan bantuan ini akan langsung disalurkan.

“Kami bentuk posko bencana disini agar penyaluran bantuan kepada siswa dan guru korban bencana dapat disalurkan,”ungkap Katihokang.

Berdasarkan data Kata Katihokang, ada 98 siswa dan 7 orang guru yang menjadi korban bencana dan ada rumah mereka yang hancur akibat longsor.(Kifli).

tenor