Pdt Widodo Ingatkan Sejarah dan Visi SAG Sulutteng

by
Pdt Widodo bersama gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS) saat acara peringatan HUT SAG Sulutteng.

Bitung – Sinode Am Gereja (SAG) Sulutteng merayakan HUT ke 67 yang dipusatkan di GMIM Pniel Manembo-nembo Bitung, Senin (17/09/2018).

Sekjend SAG Sulutteng, Pdt Zakharias Widodo MTh dalam sambutannya menjelaskan tentang sejarah terbentuknya SAG yang merupakan bagian struktural dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). “SAG ini lahir pada 17 September 1951 di GMIBM Sentrum Kotamobagu. Ketika itu ada empat sinode yang membentuknya,” ujar Widodo.

Empat sinode itu adalah Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST), Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) dan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST).

Dia menambahkan, visi SAG adalah mewujudkan Gereja Kristen yang Esa. “Menyatukan bukan hanya gereja, tapi juga lintas agama, lintas budaya,” papar Widodo.

Rangkaian HUT ke 67 SAG Sulutteng itu diperingati dengan berbagai kegiatan seperti seminar kebangsaan dan festival pemuda lintas iman dan lintas budaya.

 

Penulis: Yoseph E Ikanubun

Leave a Reply

Your email address will not be published.