Peduli Lingkungan, BI Sumbang Kapal Khusus Pengumpul Sampah Di Pantai Manado

by

Foto : dari Manengkel Solidaritas terkait  Kapal pengumpul sampah bantuan BI Sulut untuk membersihkan pesisir Laut Manado

Foto manengkel solidaritas

Manado – Dalam siaran pers yang diterima kabarmanado.com dari Mangengkel Solidaritas bahwa Pada Kamis (30/01) siang Bank Indonesia secara resmi menyumbang satu buah Kapal Pengumpul Sampah kepada LSM Lingkungan Manengkel Solidaritas yang dilaksanakan di Aula Balai Pelabuhan Perikanan Tumumpa Kota Manado.

Foto Manengkel Solidaritas

Penyerahan kapal tersebut di hadiri oleh pejabat Pemerintah Provinsi Sulut, Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulut, Dinas Pariwisata Provinsi Sulut, Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulut, Bank Indonesia, Manengkel Solidaritas serta Relawan Konservasi Sulut.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Harbonas Hutabarat yang saat ini menjabat Kepala Bank Indonesia kantor perwakilan Sulut.

Kepala BI Perwakilan Sulut ini menyampaikan bahwa kapal tersebut sebelum diserahkan kepada Manengkel bahwa sudah ada MoU antara DLHD Prov. Sulut, DKPD Prov.Sulut, dan Manengkel Solidaritas. Ketiganya bersepakat dan berkomitmen dalam mendukung dan mengoperasikan bantuan yang diberikan oleh Bank Indonesia.

” Kapal Sampah ini merupakan program sosial dari Bank Indonesia yang diserahkan kepada LSM manengkel solidaritas sebagai salah satu Kelompok Lingkungan yang concern terhadap lingkungan khususnya lingkungan pesisir dan laut,” Katanya.

Dia berharap agar kapal sampah ini dapat bermanfaat dan dapat menjawab permasalahan sampah di laut dan dapat mengangkat citra wisata bahari Provinsi Sulawesi Utara.

” Kedepannya kapal sampah ini akan beroperasi di teluk Manado, dan selain mengumpul sampah, kami juga akan melakukan pengambilan data sampah termasuk didalamnya yaitu peta sebaran, klasifikasi jenis sampah, dan total berat dan Summary reportnya akan kami buat setiap 6 bulan sekali,” Ujar Viando Manarisip sebagai Ketua LSM Manengkel Solidaritas.

Kegiatan tersebut berakhir dengan peresmian yang ditandai dengan pemecahan kendi oleh Kepala BI, dan diakhiri dengan monitoring kapal sampah di areal Pelabuahan Perikanan Tumumpa.(kifli).