Penyampaian Kemenristek Dikti ke Pimpinan FH PTN se-Indonesia

by
Kasubdit Pendidikan dan Akademik Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Sirin Wahyu Nugroho saat memberikan materi.

Manado – Badan Kerjasama (BKS) Dekan Fakultas Hukum (FH) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menggelar Rapat Nasional di Hotel Mercure, Jumat (15/3/2019). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengangkat tema Revitalisasi Kurikulum Pendidikan Tinggi Hukum Menuju Revitalisasi Industri 4.0 dan Penguatan Jaringan Kerjasama Luar Negeri.

Kasubdit¬† Pendidikan dan Akademik Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Sirin Wahyu Nugroho dalam kesempatan itu mengatakan, Revolusi 4.0 saat ini menjadi kebutuhan bersama yang wajib untuk diikuti. “Perguruan tinggi jangan sampai ketinggalan zaman dan harus cepat beradaptasi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, relevansi lulusan dan pemenuhan kompetensi harus ditingkatkan saat ini dan mutu perguruan tinggi harus dijaga dan ditingkatkan. “Dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kemampuan beradaptasi dalam menyesuaikan dengan lingkungan menjadi hal yang diwajibkan dan kalau tidak maka akan tertinggal dan ditinggaalkan,” katanya.

Nugroho menambahkan, dalam capaian pembelajaran kelulusan harus berbicara kemampuan atau keunggulan dari mahasiswa itu sendiri. “Para mahasiswa harus kreatif dan bisa mencari kerja sendiri dan mempunyai kemampuan,” jelasnya.

Dijelaskannya, harus ada 4 kompetensi dimiliki mahasiswa yaitu sikap, ketrampilan umum dan khusus serta pengetahuan. “Lulusan masiswa harus bisa meningkatkan kesejahteraannya sendiri, keluarga dan lingkungannya,” harap dia.

 

Penulis: Zulkifli Madina

Editor: Yoseph E Ikanubun

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.