Perketat Prokes, Kadis Punuh Buka Rakor Pra Perancangan DAK Fisik Reguler SMA dan SLB

by

Manado, Kabarmanado.com – Dinas Pendidikan Daerah Sulut bidang pembinaan SMA menggelar Rapat Koordinasi Pra Perancangan DAK Fisik Reguler SMA dan SLB Tahun 2021 pada Kamis (02/06) di Hotel Grand Puri Manado dengan memperketat protokol kesehatan Covid-19.

Pada kegiatan tersebut 3 M diterapkan yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pendudikan Daerah Sulut, dr Grace Punuh M.Kes menyampaikan, penerapan protokol kesehatan Covid-19 diwajibkan pada kegiatannya guna menghindari penyebaran virus Corona.

“Semua peserta yang ikut diwajibkan membawah surat hasil rapid test bebas dari Corona,”katanya.

Lanjut Punuh, penempatan tempat duduk diatur berjarak dan sebelum masuk wajib mencuci tangan pakai sabun serta para peserta wajib membawah hand sanitaizer agar bisa disemprot sewaktu memegang barang atau benda yang ada di Hotel.

“Kami juga mengimbau kepada para guru di lingkungan Dikda Sulut agar selalu menaati protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya.

Kata Kadis, Tahun 2021 ini ada perubahan DAK dimana pengerjaan proyek tidak lagi swakelola dari Sekolah melainkan diserahkan pada pihak ketiga dengan sistem tender.

“Mau perubahan apapun itu diharapkan harus tetap profesional dalam bekerja,’ungkap Punuh.

Kata Punuh, DAK SMA dan SLB Tahun 2020 lalu hanya ada temuan administrasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan semua proyek aman dikerjakan dan diharapkan Tahun ini juga harus sama dengan tahun sebelumnya walaupun dikerjakan oleh pihak ketiga.

“Saya minta kepada para Kepsek dapat memantau dan mengawasi pengerjaan proyek di Sekolahnya dan kita juga sudah ada pengawalan dari Kejaksaan,” jelas Punuh.(Kifli).

tenor