Pesan Pemkab Minahasa Saat Perayaan Pengucapan Syukur

by
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa, Denny Mangala

Tondano- Berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan juga Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), pengucapan syukur di Minahasa jatuh pada tanggal 22 Juli 2018.
Pengucapan syukur sendiri merupakan tradisi masyarakat Minahasa untuk mensyukuri hasil panen seperti yang sudah dilakukan sejak dahulu. “Pengucapan syukur sudah disepakati dalam rapat bersama dengan FKUB. Tanggal 22 Juli,” ujar Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Minahasa, Denny Mangala.
Untuk itu, Denny berpesan kepada masyarakat Minahasa agar mengedepankan sisi religius dalam diri. “Sebagai pemerintah, kami berharap masyarakat agar lebih menonjolkan pengucapan syukur bersifat religius,” kata Mangala.
Selain sisi religius tersebut, ia juga meminta agar masyarakat mengedepankan fungsi utama dari pengucapan itu, yakni perayaan yang sungguh-sungguh bukan justru mabuk-mabukan. “Hindari pesta pora, jangan mabuk-mabukan,” ujar dia.

Penulis: Wirno Bungkul

Leave a Reply

Your email address will not be published.