Prinsip BETAH di Seleksi Sespimmen, Sespimma dan SIP Polda Sulut

by
Pengambilan Sumpah Peserta Seleksi Sespimmen, Sespimma dan SIP Polda Sulut.

Manado – Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr R Sigid Tri Hardjanto, menerapkan Prinsip prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) dalam seleksi sekolah pendidikan dan pengembangan melalui Sespimmen (Sekolah Staf Pimpinan Menengah), Sespimma (Sekolah Staf Pimpinan Pertama) dan SIP (Sekolah Inspektur Polisi) tahun 2019.

Untuk tingkat Panitia Daerah (Panda) Sulut, rangkaian seleksi sekolah pendidikan dan pengembangan itu diawali dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas pada Senin (21/01/2019), di Ruang Catur Prasetya Polda Sulut.

Kapolda dalam arahan tertulis dibacakan Wakapolda menegaskan, kesempatan ini harus disambut dengan baik oleh para personel Polda Sulut sebagai suatu peluang dalam upaya meningkatkan karier, dalam berkiprah di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebagai implementasi dari prinsip BETAH itu, maka perlu diwujudkan dalam pengambilan sumpah dan penandatangan pakta integritas. Hal itu sekaligus sebagai wujud tanggungjawab panitia dalam proses pelaksanaan seleksi. “Sehingga dapat meniadakan peluang terjadinya penyimpangan dari aturan yang sudah ditetapkan,” kata Wakapolda.

Kepada seluruh panitia, Wakapolda meminta agar memedomani surat telegram warning order Kapolri tentang Pemberitahuan Penyelenggaraan Seleksi Dikbang Polri (Sespimmen, Sespimma, SIP) Tahun Anggaran 2019.

Sedangkan para pengawas baik internal maupun eksternal, Wakapolda berharap agar melakukan pengawasan secara ketat dan berkesinambungan dalam setiap proses/tahapan seleksi.

“Seluruh peserta seleksi agar mempersiapkan diri dengan sungguh–sungguh, penuh semangat dan berkomitmen untuk “siap lulus dan siap tidak lulus”, serta senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kelancaran, keselamatan dan kesuksesan dalam proses seleksi,” pungkasnya.

Penulis: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.