Program Bapontar Polsek Pulau Bunaken Guna Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Pada Masyarakat

oleh -73 views

Manado, Kabarmanado.com – Polsek Bunaken Kepulauan lakukan program penanganan COVID-19 dengan melaksanakan Serbuan Vaksinasi. Selain itu, juga melaksanakan program “Bapontar”.

Ini juga karena POLRI sebagai salah satu institusi garda terdepan dalam penanganan COVID-19, terus berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona mulai dari Operasi Yustisi hingga program Serbuan Vaksinasi.

Program-program ini dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari tingkatan tertinggi institusi ini hingga di tingkatan paling bawah. 

Khusus di Polsek Bunaken Kepulauan, program penanganan COVID-19 terutama dalam Serbuan Vaksinasi melaksanakan program “Bapontar”. Program ini digagas Kapolsek Iptu Karim Hamzah.

Bapontar bukanlah jalan-jalan atau pesiar. Memang dalam bahasa lokal daerah Manado, Bapontar adalah jalan-jalan, dan juga identik dengan pesiar, berkeliling (tanpa tujuan), keluyuran atau ngelayap.

Bapontar adalah singkatan dari Bhayangkara Patroli Lingkungan dan Sekitar. Dimasa pandemi COVID-19 ini, Bapontar lebih ditujukan untuk melaksanakan sosialisasi mengenai protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi.

“Jadi kita memang bapontar, tapi bapontar untuk patroli di wilayah hukum Polsek Bunaken Kepulauan,” ujar Iptu Karim Hamzah di Manado, Senin (22/11/2021).

Sebagai Kapolsek, Iptu Karim Hamzah merasakan pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat. Tetapi juga memengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat, khususnya di pulau Bunaken yang terkenal dengan kecantikan alam bawah laut.

“Karena Pulau Bunaken menjual keindahan alam bawah laut, pastinya juga berdampak di bidang pariwisata. Ada kesulitan dunia usaha di bidang pariwisata di pulau Bunaken ini,” kata Karim.

Polsek Bunaken Kepulauan sendiri secara rutin melakukan melakukan himbauan kepada warga masyarakat terkait vaksinasi dan protokol kesehatan. Selain itu juga mengajak warga agar bersama – sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Kemudian memberikan himbauan kepada pelaku-pelaku usaha warung/kios serta Rumah Makan untuk tetap mengikuti Protokol Kesehatan dan mematuhi batas Jam Operasional yaitu pukul 22.00 WITA. Juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas, di antaranya agar menghindari minuman keras.

Pada saat melaksanakan giat Bapontar ke Bed & Breakfast Arto Moro Resort di Kelurahan Bunaken, Lingkungan I, Kecamatan Bunaken, Selasa 16 November 2021 lalu, ia mengingatkan bahwa situasi saat ini, khususnya di dunia pariwisata dibutuhkan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

Karena untuk menyegarkan kembali pariwisata di pulau Bunaken, perlu pemahaman masyarakat tentang vaksinasi, dimana masyarakat setempat yang telah melaksanakan vaksinasi secara lengkap bisa membantu pariwisata akan kembali bangkit.

“Turis baik lokal maupun turis asing pasti mau berkunjung lagi ke tempat ini jika mendapatkan jaminan warga setempat telah mendapatkan herd immunity dari vaksinasi menyeluruh yaitu tahapan (D1, D2 dan D3)untuk menghindari tertular dari virus corona,” terang Kapolsek.

Mr. Michael, pengelola Bed & Breakfast Arto Moro Resort memang mengakui menemui kesulitan untuk menjalankan usaha sebagai pegiat pariwisata di pulau Bunaken saat pandemi COVID-19. Hampir 2 tahun lamanya resortnya tidak dihuni oleh pengunjung karena adanya pembatasan-pembatasan oleh pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Dia pun sangat mendukung program Bapontar Polsek Bunaken dalam mensosialisasikan vaksinasi. Ia tidak ingin Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali ditingkatkan oleh pemerintah. 

“Kami siap membantu aparat kepolisian untuk ikut mensosialisasikan program vaksinasi kepada masyarakat serta kepada pengunjung resort agar pariwisata di Pulau Bunaken bisa bangkit lagi,” tutur Michael.

Taman Laut Bunaken memang memiliki keneka ragaman spesies binatang atau biota laut yang tertinggi di dunia. Di dasar Lautnya terdapat terumbu karang dengan kontur keras juga lembut, dengan dinding karang yang curam.

Bunaken kemudian menjadi perwakilan ekosistem laut Indonesia, meliputi padang rumput laut, terumbu karang dan ekosistem pantai. Pada tahun 2005, UNESCO resmi memasukkan taman ini ke dalam Situs Warisan Dunia, karena keindahan dan adanya ragam spesies yang hidup di dalam bawah laut.

Penulis : Julkifli Madina

 

tenor

No More Posts Available.

No more pages to load.