Refleksi 20 Tahun Reformasi Pemilu

by
Seminar Refleksi 20 tahun Reformasi yang dilaksanakan di Tondano, Minahasa.

Tondano – Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari Kominitas Peduli Pemilu dan Sahabat Demokrasi Minahasa, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Sulut, menggelar seminar Refleksi 20 Tahun Reformasi Pemilu. Kegiatan ini dilaksanakan, Sabtu (04/08/2018) di Loji Tondano.

Dr Ivan Kaunang, akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya Unsrat Manado mengungkapkan, demokrasi adalah pengetahuan dan demokrasi adalah kepentingan. “Gambaran demokrasi kepentingan, karena saat ini para calon anggota parlemen mengambil jalan singkat dengan menggunakan praktek money politic walaupun kemampuan politik nihil,” ujar Kaunang.

Sementara itu, Ketua KPU Minahasa Lord Malonda mengatakan, saat ini banyak anggota Dewan lupa mereka dipilih oleh rakyat. “Saat ini dibutuhkan anggota Dewan yang mengerti keperluan rakyat,” ujar dia.

Sedangkan Rikson Karundeng bicara tentang peran media dalam demokrasi, khususnya setelah keluarnya UU Nomor 40 tentang Pers.

 

Penulis: Natalia

Leave a Reply

Your email address will not be published.