Ribuan Siswa SMA di Sulut Batal Mengikuti Gladi Bersih UNBK

by
Siswa di SMAN 9 Manado batal mengikuti gladi bersih UNBK akibat gangguan pada server pusat. (Foto: Zulkifli Madina)

Manado – Pelaksanaan gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  tingkat SMA yang berlangsung Senin 11-12 Maret 2019 yang serentak dilaksanakan di Indonesia. Sayangnya sejak jam pertama atau shif pertama sampai dengan kedua para siswa tidak dapat mengikuti ujian itu. Apa penyebabnya?

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes saat dikonfirmasi mengatakan, hal itu disebabkan karena permasalahan di server pusat. “Memang terjadi gangguan pada server pusat untuk gladi bersih UNBK,” ujar Punuh.

Kata Punuh, pihak Dikda tidak dapat berbuat banyak karena gangguan servernya langsung dari pusat dan Daerah hanyalah bisa menunggu.

Kepala SMAN 9 Manado, Drs Meidy Tungkagi MSi mengatakan, gangguan atau offline server terjadi saat gladi bersih UNBK baru mulai di shif pertama di menit ke- 15 – 20. “Sampai sesi kedua jam 11.00 hingga jam 12 siang belum juga jadi servernya,” ungkap dia sambil menambahkan, pihak sekolah dan siswa tetap menunggu dalam kondisi itu.

Tungkagi mengatakan, ada 569 siswa peserta UNBK yang tersebar di 7 ruangan. Sekolah bergabung yaitu dari SMA Spektrum ada 60 Siswa, SMA Antonius ada 20, SMA PGRI 1 ada 15 siswa dan SMA Korpri ada 38 siswa, dengan total peserta ada 723 siswa.

Salah satu siswa SMAN 9 Manado, Jesika Sindalangi menyampaikan, apa yang terjadi itu merugikan mereka karena sudah lama menunggu tetapi tidak bisa mengikuti gladi bersih. “Berharap saat UNBK nanti tidak terjadi kesalahan seperti ini sehingga tidak merugikan kami sebagai siswa,” ungkapnya.

Diketahui, pelaksanaan gladi bersih UNBK tingkat SMK sudah dilaksanakan minggu kemarin dan saat ini adalah jadwal dari SMA.

 

Penulis: Zulkifli Madina

Editor: Yoseph E Ikanubun

Leave a Reply

Your email address will not be published.