Satu Tahapan Pendidikan Sudah Dilalui 1.174 Mahasiswa Unsrat

by
Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA mengingatkan,satu tahap telah diselesaikan, namun bukan berarti perjuangan telah berhenti.

Manado – Unsrat Manado kembali mewisuda 1.174 lulusannnya, Rabu (15/08/2018). Lulusan itu terdiri dari 867 lulusan strata satu, 157 lulusan strata dua, 2 lulusan strata tiga, 123 lulusan profesi dan 25 lulusan PPDS.

Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam sambutannya mengatakan satu tahap telah diselesaikan, namun bukan berarti perjuangan telah berhenti. “Tapi proses belajar sesungguhnya terjadi seumur hidup, terlebih dengan perkembangan teknologi, komunikasi dan efisiensi di Era Revolusi Industri 4.0 ini,” ujar Kumaat.

Rektor mengatakan, sebagai lembaga formal perguruan tinggi berkewajiban menghasilkan tenaga kerja yang kompeten sekaligus siap menghadapi industri kerja yang kian berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. “Keberhasilan sebuah negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0 erat kaitannya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas,” ujar dia sambil menambahkan, perguruan tinggi wajib menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi.

Dalam menciptakan sumber daya yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi, lanjut Kumaat, Unsrat Manado  terus melakukan penyesuaian sarana dan prasarana pembelajaran dalam hal teknologi informasi, internet,  analisis big data dan komputerisasi. ”Diharapkan terobosan inovasi akan berujung pada peningkatan produktifitas industri berbasis teknologi seperti yang bermunculan di Indonesia saat ini,” ujar Kumaat.

Gubernur Sulut, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, dr Grace Punuh MKes dalam sambutannya mengatakan, hadirnya generasi yang berpendidikan dan berilmu sangatlah dibutuhkan dalam menjawab kebutuhan pembangunan bangsa. “Sehingga menuntut berbagai intitusi pendidikan termasuk Universitas Sam Ratulangi untuk terus mencetak SDM yang berkualitas, mampu berinovasi, mampu bersaing dan berintegrasi serta berintegritas,”papar gubernur.

Gubernur berharap, momentum wisuda bukan merupakan akhir perjalanan dalam menuntut ilmu namun merupakan awal untuk turut ikut ambil bagian dalam proses pembangunan bangsa khususnya Sulut.

 

Penulis: Ishak Kusrant

Leave a Reply

Your email address will not be published.