Satukan Hati, Siapkan Generasi Penerus Negeri

oleh -1.032 views
Ketua IAD Sulut, Soraya Djamin Roskanedi memotong kue ulang tahun, didampingi Ibu-ibu IAD se Sulut. (Foto:Istimewa)

Manado – Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulut, Ny Soraya Djamin Roskanedi, Sabtu (21/07/2018), memimpin upacara peringatan HUT IAD ke-18 di Aula Kejati Sulut. Kegiatan ini, mengangkat tema sentral “Satukan Hati, Siapkan Generasi Penerus Negeri”.
Upacara diawali dengan menyanyikan lagu bebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, menyanyikan Mars IAD, dan pembacaan sejarah singkat IAD oleh Wakil Ketua IAD Sulut, Ny Yatie Andi Iqbal. Setelah itu, laporan Ketua Panitia HUT, Ny Cintya Devy Sudarso dan sambutan Ketua IAD Sulut.
Dalam Sambutan Ketua Umum IAD Pusat Ros Ellyana Prasetyo yang di bacakan Soraya, tema yang diangkat pada HUT ke-18 sangat penting dan relevan mengingat peran utama perempuan. Sebagai seorang ibu, lanjut dia, akan dapat membangun Indonesia menjadi bangsa yang cemerlang, terhormat, kuat, berdaulat, maju dan bermartabat. “Sehingga mampu menempatkan diri untuk duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dan berjalan sejajar dengan bangsa dan negara-negara maju lainnya,” papar Soraya membacakan sambutan tertulis itu.
Soraya juga mengajak segenap pengurus maupun anggota IAD dapat menjaga dan memelihara semangat kekeluargaan, persaudaraan, serta soliditas yang telah terbangun. ”Di samping tentunya terus berupaya untuk meningkatkan hubungan kerjasama yang lebih erat dan harmonis dengan memaksimalkan segenap potensi dan kemampuan serta pemikiran yang dimiliki,” paparSoraya sambil menambahkan, al itu agar dapat mendukung seluruh kegiatan yang dijalankan demi terwujudnya kemajuan organisasi.
Kajati Sulut, M Roskanedi, SH selaku Pengawas IAD dalam sambutannya menyampaikan, tema yang diangkat tahun ini tersebut cukup berat. “Sebab banyak hal yang diharuskan, yang diwajibkan dilakukan oleh Pengurus IAD Wilayah Sulut dan daerah,” ujar dia.
Satukan hati, menurut dia, bermakna bahwa semua pihak harus sejalan, harus mempunyai niat yang sama, tekad yang sama dan bulat. ”Harus membawa organisasi kita ini menjadi organisasi yang bisa membina generasi penerus, baik generasi penerus organisasi itu sendiri maupun generasi penerus anak-anak kita,” ujar Roskanedi.
Dia mengatakan, hal itu menyangkut bagaimana cara mendidik anak-anak, bagaimana cara mempersiapkan anak-anak menjadi orang yang suatu saat nanti dibutuhkan oleh negara untuk membangun negeri.
Roskanedi mengharapkan dukungan dari para istri di tengah-tengah banyaknya tantangan yang di hadapai para suami dewasa ini. “Sebagimana yang dilansir oleh media massa memang banyak tantangan tugas-tugas yang dihadapi oleh para suami di bidang penegakan hukum. Di sinilah dibutuhkan peran para istri untuk mendampingi, paling tidak memberikan kalimat-kalimat yang menenangkan para suami,” ujar Roskanedi.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakajati Sulut, Andi M Iqbal Arief SH MH, Para Asisten, Para Kajari, Para Koordinator dan Ibu-Ibu IAD se-Sulut.

Penulis: Ishak Kusrant

tenor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.