Sekolah Jurnalis AJI Gelar Training of Advisor Pada 9 Jurnalis Terpilih Di Indonesia

by

Foto : Peserta 9 jurnalis usai kegiatan pada 29/01/2020 adakan foto bersama ketua umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Abdul Manan dan pengurus Sekolah Jurnalisme AJI Bayu Wardhana.

Jakarta – Sebanyak 9 Jurnalis yang terpilih  pada fellowship lalu dari berbagai Daerah di Indonesia, dipanggil kembali mengikuti Training of Advisor yang digelar oleh Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) yang bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) mulai Senin 27-29 Januari 2020 di AJI Indonesia.

Pada pembukaan kegiatan yang disampaikan Sekjen AJI Indonesia, Revolusi Riza bahwa para jurnalis terpilih ini harus sangat bersyukur karena barulah kalian yang pertama terpilih menjadi Training of Advisor tentang linkungan yang digelar oleh Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) yang bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI).

” Sebagian besar jurnalis di Indonesia belumlah paham akan pembuatan berita dengan sustainability report dan story teling,” ungkap dia.

Oleh sebab itu, menurut Sekjen, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Global Reporting Initiave (GRI) telah berkolaborasi sejak 2018 untuk mengedukasi 60 jurnalis dari berbagai kota dengan menyelenggarakan training tentang memahami Sustainability Report dan menghasilkan 9 jurnalis yang mendapatkan dukungan
beasiswa liputan.

” AJI percaya bahwa wartawan mempunyai peran penting dengan posisinya sebagai salah
satu sumber informasi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman publik terkait kinerja
korporasi dalam isu sustainability,” ungkap petinggi di CNN ini.

Kata Riza, Untuk memahami kondisi tersebut, jurnalis perlu mendapatkan pengetahuan memadai tentang cara membaca laporan perusahaan.

” Karena itu pada periode kedua ini, AJI dan GRI kembali berkolaborasi untuk menyelenggarakan Traning of Advisor untuk peningkatan kapasitas kesembilan jurnalis agar dapat mentransfer pengetahuan pada jurnalis lain di daerahnya. Dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang Praktek Bisnis Berkelanjutan dan Sustainability
Reporting dan meningkatkan pemahaman publik tentang Praktek Bisnis Berkelanjutan Perusahaan
melalui karya jurnalistik serta mendorong redaksi media menggunakan sustainability report sebagai salah satu sumber informasi penting untuk memproduksi karya jurnalistik,” katanya.

Katanya, adapun tujuannya yaitu meningkatkan pemahaman tentang Praktek Bisnis Berkelanjutan dan Sustainability Reporting, serta meningkatkan pemahaman publik tentang Praktek Bisnis Berkelanjutan Perusahaan
melalui karya jurnalistik serta mendorong redaksi media menggunakan sustainability report sebagai salah satu sumber informasi penting untuk memproduksi karya jurnalistik.

” AJI juga mendorong sharing pengetahuan dan pengalaman di antara jurnalis dalam
melakukan peliputan menggunakan Sustainability Report di Indonesia,” tutupnya.

Memang Pembangunan berkelanjutan, SDGs, saat ini menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan di tingkat global dan nasional, termasuk korporasi.

Melalui inisiatif United
Nations Global Compact (UNGC) dan World Business Council for Sustainable Development
(WBCSD), pelaku-pelaku korporasi, sebagai salah satu stakeholder pembangunan yang
penting, telah berkomitmen untuk mendukung tercapainya SDGs melalui transformasi dan
menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

Di era industrialisasi 4.0 dan perubahan iklim, perusahaan bersumbangsih sangat besar
dalam mengatasi isu kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, sirkular ekonomi, korupsi, pemberdayaan masyarakat, dan keberlangsungan lingkungan hidup seperti ketersediaan air layak konsumsi, ketersediaan energi, limbah, deforestasi dan keanekaragaman hayati, polusidan efek gas rumah kaca.

Mengikuti trend global untuk transparansi perusahaan dan keterlibatan sektor swasta dalam
pencapaian SDGs, Indonesia memiliki POJK 51/03/.2017 tentang Praktek Keuangan
Berkelanjutan yang meminta perusahaan public dan lembaga jasa keuangan untuk
mempublikasi Laporan Tahunan terkait kinerja sustainability.(kifli)

Adapun para 9 jurnalis yang terpilih ikut kembali penguatan jurnalistiknya dari bebrapa daerah diantaranya :

1.Nama : Zulkifli Madina
Media : Radio KBR
Daerah: Manado

2. Nama : Gloria Fransisca Katharina Lawi
Media : Bisnis Indonesia
Daerah : Jakarta

3. Nama : Sri Gunawan Wibisono
Media : Tempo
Daerah: Balikpapan

4. Nama : Salsabila Annisa Azmi
Media : Harian Jogja
Daerah: Yogjakarta

5. Nama : Neno Karlina Paputungan
Media : Totabuannews.com
Dearah: Kota Mobagu

6. Nama: Reni Susanti
Media: Kompas.com
Daerah: Bandung

7. Nama: Michael Fredy Yacob
Media: DiswayKaltim.com
Daerah: Kaltim

8. Nama: Sapri Maulanan
Media: Tribun Kaltim
Darrah: Kaltim

9. Nama : Anang Zakaria
Media : jatimnet.com
Daerah: Jatim