Seminar Maritim Pada Dies Natalis FH Unsrat Ke-61 Hadirkan KASAL Periode 2012-2015

by
Foto: Dekan FH Unsrat Dr. Flora Pricilla Kalalo SH MH.

Manado – Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2012 hingga 2015 dan Guru Besar Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan
menjadi narasumber pada Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis Ke-61 Fakultas Hukum, Universitas Sam Ratulangi Manado Jumat (9/8/2019).

Menurut Prof. Dr. Marsetio, Negara dapat dikatakan sebagai negara maritim, apabila ada lima elemen sebagai dasar negara kepulauan, yakni geografi, demografi, sumber daya manusia, konektivitas, dan yang saat ini tengah disiapkan pemerintahan Jokowi adalah menyiapkan infrastruktur. “Presiden Jokowi saat ini memacu pembangunan infrastruktur yaitu untuk mendukung pariwisata khususnya yang ada di Sulawesi Utara,” ungkap dia.

Lanjut dikatakannya, yang paling berpeluang mendatangkan wisatawan mancanegara kesuatu Negara adalah bisa memanfaatkan sektor pariwisata. “Langkah Presiden Jokowi untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang, menjadi bukti keseriusan Presiden Jokowi dalam memajukan pariwisata Sulut,” ungkapnya.

Kata dia, Sulut mengalami peningkatan turis yang sangat signifikan dan selama Pemerintahan Jokowi, sudah mencapai hampir 600%. Artinya, lima kali lipat dari sebelumnya.

Lanjutnya, lihat saja Negara Singapura dengan jumlah penduduk yang hanya 5,5 juta tetapi jumlah wisatawannya mencapai 15 juta dan demikian juga Inggris penduduknya hanya 4,8 juta tetapi turis yang datang mencapai 65 juta dan ini membuktikan pendapatan negara pariwisata sangat luar biasa.

Foto: Istimewa

Dijelaskan Marsetio, Presiden Jokowi menargetkan kepemimpinannya kali ini menargetkan sektor pariwisata 20 juta wisatawan. “Sumber daya manusia mulai saat ini harus disiapkan di Sulut khususnya mahasiswa Fakultas Hukum dengan berbagai potensi yang dimiliki,” kata dia.

Dekan Fakultas Hukum, Dr Flora Kalalo SH MH mengatakan, seminar ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan merupakan bagian yang terpenting dalam penilaian akreditasi. “Gagasan Presiden Jokowi tentang Poros maritim sangat penting dipahami mahasiswa karena potensi negara maritim ini menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat dan Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia dan ini sangat menarik untuk didiskusikan,” kata dia. “Saya berharap mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat bisa lebih peduli dengan kondisi maritim bangsa Indonesia, termasuk untuk menjaga kesatuan bangsa,” Tutupnya.

Editor: Ishak Kusrant
Penulis: Zulkifli Madina

Leave a Reply

Your email address will not be published.