Sido Muncul Gandeng Unsrat Manado Teliti Herbal

by
MoU antara PT Sido Muncul dengan Unsrat Manado untuk penelitian herbal.

Jakarta – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) tak henti-hentinya merangkul akademisi untuk memajukan industri obat herbal. Kali ini kerja sama antara Sido Muncul dengan insititusi pendidikan dilakukan bersama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara.

Bentuk kerja samanya antara lain berbasis penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Kerja sama antara keduanya ditandai dengan penandatanganan MoU antara Direktur Sido Muncul Irwan dan Rektor Unsrat Prof Ellen Joan Kumaat di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Jumat (30/11/2018).

“Kerja sama ini merupakan lanjutan dari seminar herbal yang kemarin diadakan di Unsrat dua bulan lalu. Sido Muncul melihat potensi kerja sama dengan dunia pendidikan. Ini kan meliputi kedokteran, farmasi, dan lain-lain. Saya harap kerja sama ini membuahkan hasil yang baik tak hanya untuk kami, tapi juga masyarakat,” kata Irwan.
Rektor Unsrat Prof Ellen Joan Kumaat yakin kerja sama ini akan meningkatkan keilmuan akademik para mahasiswa dan dosen. “Penelitian juga jadi poin penting karena bisa menambah ilmu, khususnya bagi mahasiswa S2 dan S3 karena masih banyak kekayaan di Indonesia yang belum terekspos. Hasil penelitian ini sekaligus menjadi poin untuk pengabdian masyarakat sehingga mereka bisa merasakan manfaatnya,” jelas Ellen.

Mahasiswa dan dosen, lanjutnya, juga bisa belajar banyak hal di Pabrik Sido Muncul yang punya peralatan canggih. Hal ini juga pasti menjadi kebanggaan bagi mereka karena bisa berkontribusi untuk industri kesehatan Indonesia melalui pabrik obat herbal dan jamu ternama. “Melalui kerja sama ini, saya harap industri obat herbal di indonesia makin luas, karena sebenarnya obat kimia yang banyak beredar punya side effect. Kita bisa meminimalisasi dengan menggunakan obat herbal,” katanya.

Bagi Ellen, standarisasi pembuatan obat herbal Sido Muncul yang sudah pada level high quality menjadi nilai plus tersendiri bagi mahasiswa dan dosen yang terlibat penelitian. “Semuanya sudah pada level high quality, quality control tinggi, lingkungan juga. Pembuatan obat herbal di Pabrik Sido Muncul juga telah memenuhi standar farmasi,” katanya usai mengikuti tur keliling Pabrik Sido Muncul.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dekan FMIPA Unstrat Prof Benny Pinontoan. Kerja sama itu akan sangat berguna bagi mahasiswa dan dosen untuk mempelajari berbagai hal tentang obat herbal. “Dosen di Unsrat juga punya penelitian tentang tanaman obat. Ada peneliti dan dosen yang fokus pada tanaman herbal, yang sedang dikembangkan saat ini adalah tanaman obat untuk kanker dan proyek Keluarga Berencana, tapi pemanfaatannya belum dalam bentuk industri. Dengan kerja sama ini, hal itu bisa diterapkan dan dimanfaatkan lebih luas lagi,” katanya.

Menurut Benny, Indonesia sangat kaya akan tanaman herbal. Namun tanaman tersebut tidak diketahui masyarakat, yang dikenal hanyalah yang turun menurun saja. “Dengan kerja sama ini, dosen dan mahasiswa akan meneliti ragam tanaman herbal agar makin banyak orang yang sadar akan manfaat obat herbal,” pungkasnya.

Penulis: Ishak Kusrant

tenor

Leave a Reply

Your email address will not be published.